Logo BeritaSatu

Survei: Sekitar 70 Juta Orang Indonesia Pernah Bayar Uang Damai Saat Ditilang

Minggu, 27 November 2022 | 15:41 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.comIndikator Politik Indonesia dalam surveinya mengungkapkan temuan mengenai cukup banyak masyarakat yang membayar ke anggota polisi agar tidak ditilang, atau umum dikenal dengan istilah uang damai. Diperkirakan, ada sekitar 60 juta sampai dengan 70 juta orang Indonesia yang pernah membayar uang damai saat ditilang polisi.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan hasil surveinya bertajuk Kinerja Lembaga Penegak Hukum di Mata Publik dan Penanganan Kasus-Kasus Besar. Hasil survei disampaikan secara daring, Minggu (27/11/2022).

Advertisement

Mulanya, para responden ditanya soal pernahkah mereka membayar sejumlah uang yang disepakati ke anggota polisi yang bertugas supaya tidak ditilang. Ada 30,6% responden yang menjawab pernah membayar uang damai tersebut, sedangkan 68,4% responden menjawab tidak pernah, 1% memilih tidak tahu atau tidak menjawab.

“30,6% itu dari total populasi itu berarti populasinya kan sekitar yang punya hak pilih 200 jutaan lebih ya. Jadi kalau 30% itu ya berarti sekitar 60 sampai 70 juta orang yang pernah mengaku membayar sejumlah uang yang disepakati uang damai, secara khusus kalau berkaitan sama lalu lintas atau tugas kepolisian yang lain,” ujar Burhanuddin saat menyampaikan paparan hasil surveinya.

Selain itu, dalam survei itu, Indikator Politik Indonesia juga mencatat ada 25,3% responden yang mengaku pernah membayar uang ke polisi agar dipermudah dalam pembuatan atau perpanjangan SIM. Sementara 73,8% responden mengaku tidak pernah dan 0,9% lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.

“Jadi ini menurut saya PR ya, mungkin DPR perlu mengingatkan. Bagaimana caranya praktik ini bisa dikurangi karena kita temukan ada korelasi antara mereka yang pernah bayar dengan trust kepada kepolisian,” ungkap Burhanuddin.

Survei nasional ini berlangsung pada tanggal 30 Oktober – 5 November 2022. Populasi survei yakni warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki hak pilih dalam pemilu, yaitu berumur 17 tahun atau lebih, atau telah menikah saat survei berlangsung.

Penarikan sampel memakai metode multistage random sampling. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1.220 orang berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional dengan asumsi metode simple random sampling. Margin of error survei ini sekitar plus minus 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.

Responden terpilih pada survei ini diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara terlatih.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lima Hari Hanyut, Bocah Perempuan di Malang Akhirnya Ditemukan

Warga Dusun Ngrancah di Malang, Jawa Timur digegerkan dengan penemuan sesosok jasad bocah perempuan dalam kondisi mengapung di aliran Sungai Brantas

NEWS | 30 Januari 2023

Unik, Pesta Ulang Tahun Anjing Digelar ala Kekaisaran Tiongkok

Di Kota Surabaya terdapat enam ekor anjing ras mini pom-pom yang merayakan ulang tahunnya secara besar-besaran layaknya manusia.

NEWS | 30 Januari 2023

Top 5 News: Jalan Ambles di Grobogan hingga Juventus Jelang Lawan Monza

Kabar tentang jalur Semarang-Grobogan yang ambles sepanjang 25 meter menjadi berita terpopuler atau top news Beritasatu.com, Minggu (29/1/2023).

NEWS | 30 Januari 2023

Menpan RB Klarifikasi Anggaran Kemiskinan Rp 500 Triliun Habis untuk Rapat

Menpan RB menegaskan dirinya tidak pernah menyebutkan anggaran pengetatan kemiskinan Rp 500 triliun tersedot untuk rapat dan studi banding kemiskinan.

NEWS | 30 Januari 2023

Pesta Rakyat Cap Go Meh di Bogor Digelar hingga 2 Februari 2023

Bazar Pesta Rakyat, salah satu kegiatan dari rangkaian acara Cap Go Meh (CGM)-Bogor Street Fest (BSF) 2023 digelar sejak 26 Januari hingga 2 Februari 2023.

NEWS | 30 Januari 2023

2 Pelajar di Sukabumi Jadi Korban Pembacokan

Dua pelajar di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat menjadi korban pembacokan di dua lokasi berbeda, yakni Kecamatan Cicurug dan Palabuhanratu.

NEWS | 30 Januari 2023

Soal Perayaan Imlek, Ini Kata DPP PITI

Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PITI Denny Sanusi menyatakan, Imlek bukan suatu perayaan agama tertentu.

NEWS | 30 Januari 2023

Permabudhi: Imlek Momentum Perayaan Sukacita Kebangsaan

Ketua Umum Permabudhi Philip Kuntjoro Widjaja mengatakan, Tahun Baru Imlek merupakan momentum perayaan sukacita kebangsaan.

NEWS | 30 Januari 2023

Besok, PM Malaysia Anwar Ibrahim Gelar Kunjungan Resmi ke Singapura

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim akan menggelar kunjungan resmi ke Singapura pada Senin (30/1/2023) besok.

NEWS | 29 Januari 2023

Soal Isu Reshuffle Kabinet, PKB: Belum Pasti Terjadi

Ketua DPP PKB Daniel Johan menyebutkan bahwa reshuffle kabinet yang dikabarkan dilakukan pada Rabu Pon 1 Februari 2023, belum pasti terjadi.

NEWS | 30 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Reshuffle Kabinet: PPP Sebut Mardiono Sudah Dipanggil Jokowi

Reshuffle Kabinet: PPP Sebut Mardiono Sudah Dipanggil Jokowi

NEWS | 8 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE