Logo BeritaSatu

Catat! Ini Dampak Negatif Menggunakan Earphone Terlalu Lama

Minggu, 27 November 2022 | 16:06 WIB
Oleh : Gabriella Putrinda / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Earphone menjadi salah satu gawai yang sering digunakan dalam rutinitas sehari-hari. Namun, penggunaan earphone yang terlalu sering dengan durasi yang panjang dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

Dokter Spesialis THT (Telinga-Hidung-Tenggorok), dr A Budi Sulistya Sp THT-KL MARS, menjelaskan durasi penggunaan earphone yang terlalu lama dan volume yang terlalu keras dapat menimbulkan gangguan pendengaran.

Advertisement

"Pasalnya, penggunaan earphone yang langsung masuk ke telinga dapat merusak rumah siput atau koklea telinga," kata dr Budi dalam wawancara dengan B Universe, di Jakarta, Minggu (27/11/2022).

Budi mengungkapkan, penggunaan earphone, headset maupun headphone semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi. Hanya saja, penggunaan yang berlebihan tentu memberikan efek samping.

"Jadi, penggunaan yang berlebihan akan berdampak kepada fungsi pendengaran. Meskipun tubuh kita punya defence mechanism atau compliant terhadap bising tapi punya keterbatasan," ungkapnya.

Menurut Budi, berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan dan Kesehatan Lingkungan Kerja, suara bising 85 desibel hanya dapat didengarkan maksimal 8 jam per hari.

Maka dari itu, lanjut dia, perlu dilakukan prevervasi fungsi pendengaran. Caranya, dengan menghindari penggunaan earphone, headset dan headphone yang berlebihan.

"Dalam konteks bahwa intensitas bunyi yang kita dengarkan ada ambang batas. Kalau 85 desibel maksimal per hari 8 jam. Semakin tinggi intensitas akan semakin pendek waktu yang diizinkan," jelasnya.

Budi menambahkan, jika berada di tempat yang tenang maka cukup menggunakan earphone. Namun, jika berada dalam situasi yang bising dapat menggunakan headset.

Harapannya, kata dia, volume yang digunakan lebih kecil. Sehingga dampak pada telinga akan lebih minimal. Selain itu perlu adanya waktu jeda atau istirahat.

"Untuk memberikan rambut getar di telinga dalam koklea atau rumah siput untuk beristirahat. Sehingga, ada recovery karena di dalam ilmu THT, ada namanya temporary threshold. Jadi, ambang dengarnya menurun tapi temporer begitu diistirahatkan dia pulih kembali. Jadi tidak kerusakan permanen yang terjadi," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ketua Matakin Ingatkan Pentingnya Edukasi untuk Pelihara Indonesia yang Toleran

Ketua Matakin Liem Liliany Lontoh mengingatkan pentingnya edukasi untuk memelihara Indonesia yang toleran.

NEWS | 3 Februari 2023

Ketua MUI Cholil Nafis Usul Ada Kawasan Halal di Jakarta

Ketua MUI bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis menyarankan adanya kawasan halal di DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu. 

NEWS | 3 Februari 2023

Polisi Norwegia Larang Pembakaran Al-Quran Saat Aksi Protes

Polisi Norwegia pada hari Kamis (2/2/2023) melarang rencana protes anti-Islam termasuk pembakaran Al-Qur'an pada minggu ini untuk alasan keamanan

NEWS | 3 Februari 2023

GKBRAy Paku Alam X Bangga Batik Buatannya Diterima Paus Fransiskus

GKBRAy Adipati Paku Alam X bangga dan terharu setelah mengetahui bahwa Paus Fransiskus sempat memakai batik tulis buatannya.

NEWS | 3 Februari 2023

Plt Ketum PPP Silaturahmi ke Ponpes Tgk Chiek Oemar Diyan Aceh

Plt Ketum PPP Muhamad Mardiono bersilaturahmi ke Ponpes atau Dayah Modern Tgk Chiek Oemar Diyan di Aceh, Kamis (2/2/2023).

NEWS | 2 Februari 2023

170 Mahasiswa dari 9 Perguruan Tinggi Raih Beasiswa Teladan

Sebanyak 170 mahasiswa dari sembilan perguruan tinggi meraih beasiswa Teladan 2023 dari Tanoto Foundation. 

NEWS | 3 Februari 2023

Pria Berseragam ASN Aniaya Tukang Martabak di Bandar Lampung

Seorang pria berseragam ASN menganiaya tukang martabak di Bandar Lampung. Pemukulan oleh ASN itu terjadi di Jalan Gajah Mada, Tanjung Karang Timur. 

NEWS | 3 Februari 2023

DMI Tegaskan Tolak Penggunaan Masjid untuk Kampanye Politik Praktis

Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (PP DMI) menolak penggunaan masjid untuk kampanye politik praktis.

NEWS | 3 Februari 2023

Denny Indrayana Minta KPK Tindaklanjuti Laporannya soal Mafia Tanah di Kalsel

Denny Indrayana meminta KPK segera menindaklanjuti laporannya soal mafia tanah di Kota Baru, Kalimantan Selatan. 

NEWS | 3 Februari 2023

Kecelakaan Maut di Tol Tebing Tinggi-Medan, 2 Orang Tewas

Dua orang meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Jalan Tol Tebing Tinggi-Medan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (2/2/2023). 

NEWS | 2 Februari 2023


TAG POPULER

# Harga Bawang


# Koalisi Indonesia Bersatu


# Bunda Corla


# Serial Killer


# Penculikan Anak


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ketua Matakin Ingatkan Pentingnya Edukasi untuk Pelihara Indonesia yang Toleran

Ketua Matakin Ingatkan Pentingnya Edukasi untuk Pelihara Indonesia yang Toleran

NEWS | 30 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE