Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Survei: Mayoritas Publik Percaya Ferdy Sambo dan Putri Bersalah di Kasus Brigadir J

Minggu, 27 November 2022 | 17:31 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / LES
Terdakwa Ferdy Sambo saat mengikuti sidang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari JPU, di PN Jakarta Selatan, Selasa, 22 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com – Indikator Politik Indonesia dalam surveinya menangkap pandangan dari mayoritas publik yang meyakini Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bersalah atas kasus tewasnya Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

Kasus ini diketahui telah memasuki tahap persidangan.

Temuan mengenai pandangan publik itu disampaikan oleh Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat menyampaikan hasil surveinya bertajuk Kinerja Lembaga Penegak Hukum di Mata Publik dan Penanganan Kasus-Kasus Besar. Hasil survei disampaikan secara daring, Minggu (27/11/2022).

Mulanya, dijelaskan bahwa ada 86,6% responden yang tahu mengenai kasus tewasnya Brigadir J, sedangkan 13,4% responden lainnya mengaku tidak tahu. Para responden yang tahu lalu ditanya apakah mereka percaya Ferdy Sambo dan Putri bersalah dalam kasus tersebut.

Tercatat ada 90,7% responden yang percaya Eks Kadiv Propam Polri itu bersalah. Lalu ada 1,8% responden yang tidak percaya Sambo bersalah, dan 7,5% lainnya tidak tahu atau tidak menjawab. Lalu ada 84,1% responden percaya Putri bersalah. Lalu 4,6% responden tidak percaya Putri bersalah, dan 11,3% responden lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.

“Sebagian besar publik itu sudah menjatuhkan vonis. Padahal persidangan belum selesai. Ini isu lama dalam literatur opini publik dan penegakan hukum,” ujar Burhanuddin saat menyampaikan hasil surveinya.

Menurutnya, pandangan publik menjadi tantangan tersendiri bagi majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) yang menyidangkan kasus Ferdy Sambo. Hal itu karena mayoritas publik sudah meyakini bahwa Sambo dan Putri bersalah di kasus tewasnya Brigadir J.

Survei nasional ini berlangsung pada tanggal 30 Oktober – 5 November 2022. Populasi survei yakni warga negara Indonesia (WNI) yang memiliki hak pilih dalam pemilu, yaitu berumur 17 tahun atau lebih, atau telah menikah saat survei berlangsung.

Penarikan sampel memakai metode multistage random sampling. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 1.220 orang berasal dari seluruh provinsi yang terdistribusi secara proporsional dengan asumsi metode simple random sampling. Margin of error survei ini sekitar plus minus 2,9% dan tingkat kepercayaan 95%.

Responden terpilih pada survei ini diwawancarai secara tatap muka oleh pewawancara terlatih.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI