Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Tak Mau Pemborosan, Anwar Ibrahim Tolak Mercedes S600 untuk Mobil Dinas

Senin, 28 November 2022 | 11:54 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Perdana Menteri baru Malaysia Anwar Ibrahim menandatangani dokumen pada hari pertamanya di Kantor Perdana Menteri di Putrajaya.

Kuala Lumpur, Beritasatu.com – PM Baru Malaysia Anwar Ibrahim menolak penggunaan mobil mewah Mercedes Benz S600 untuk mobil dinasnya, dan mengatakan, dia akan menggunakan kendaraan apa pun yang tersedia di kantor Perdana Menteri untuk tugasnya karena tak mau ada pemborosan dana publik.

"Saya ingin memberi tahu Anda bahwa kemarin, saya menolak untuk menggunakan kendaraan Mercedes S600 yang dibeli dan diperoleh oleh kantor Perdana Menteri sebelum saya menjabat," tulisnya dalam unggahan Facebook, Minggu (27/11/2022).

"Langkah itu diambil karena saya tidak ingin ada biaya baru yang dibebankan pada saya."

Pada Sabtu malam, dia melontarkan ucapan serupa usai salat di sebuah masjid di Selangor.

Dia mengatakan, tidak ada mobil dinas baru yang dibeli untuk digunakannya dan tidak ada perabot baru yang tidak perlu yang dibeli oleh kantornya, sebagai bagian dari budaya baru melawan pemborosan dana publik yang harus dilakukan oleh semua.

"Syaratnya tidak ada pembelian baru di kantor perdana menteri," katanya kepada wartawan.

“Pikirkan apa yang dapat Anda hemat, RM100 (US$22), RM1000, RM10.000, yang dapat dikembalikan kepada orang miskin. Saya mulai dengan komitmen untuk tidak mengambil gaji, tapi yang penting jangan menyia-nyiakan dana yang kita punya,” ujarnya.

“Ini adalah pesan kepada semua pimpinan departemen untuk mengingat bahwa dalam situasi saat ini kita harus memulai budaya baru. Jangan gunakan uang pemerintah untuk fasilitas kita sendiri”.

Anwar Ibrahim (75), sebelumnya mengumumkan bahwa dia tidak akan mengambil gaji perdana menterinya, sejalan dengan janji yang dia buat selama kampanye Pemilihan Umum ke-15 (GE15).

Dia juga mengumumkan bahwa ukuran Kabinet akan dikurangi dan dia juga sedang mencari persetujuan dari anggota parlemen yang akan ditunjuk sebagai menteri untuk mengurangi gaji mereka.

Dia belum mengumumkan susunan Kabinetnya dan mengatakan pada hari Minggu bahwa dia akan membahas penunjukan tersebut dengan mitra koalisinya pada hari-hari berikutnya.

Setelah diangkat sebagai perdana menteri Kamis lalu, Anwar Ibrahim mengatakan prioritas pertamanya adalah mengatasi inflasi dan meningkatnya biaya hidup untuk meringankan beban keuangan warga negara.

Pada hari Minggu, dia mengumumkan bahwa Malaysia akan meninjau program subsidi pemerintahnya untuk menargetkan kelompok berpenghasilan rendah dengan lebih baik.

Instansi pemerintah memiliki waktu dua minggu untuk meninjau implikasi dari penyempitan subsidi, katanya dalam konferensi pers.

Anwar Ibrahim dilantik sebagai perdana menteri ke-10 Malaysia Kamis lalu setelah kebuntuan politik menyusul GE15, yang melihat tidak ada koalisi yang menguasai mayoritas kursi di parlemen.

Dia telah membentuk pemerintahan persatuan yang terdiri dari aliansi Pakatan Harapan, Barisan Nasional, Gabungan Parti Sarawak, Gabungan Rakyat Sabah dan mitra lainnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI