Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Arif Rachman Beberkan Sosok Kombes Ambil Baju Brigadir J di RS Polri

Senin, 28 November 2022 | 12:49 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / CAR
Terdakwa Ferdy Sambo saat mengikuti sidang pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi dari JPU, di PN Jakarta Selatan, Selasa, 22 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Arif Rachman Arifin membeberkan soal baju Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J yang sempat diambil oleh Kepala Bagian Penegakan Hukum Provost Divpropam Polri, Kombes Susanto Haris. Baju Brigadir J diambil usai dilakukan autopsi di RS Polri, Sabtu (9/7/2022) dini hari.

Hal itu disampaikan Arif saat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J. Duduk sebagai terdakwa dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/11/2022), yakni Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Sebagai informasi, Arif juga merupakan terdakwa dalam kasus obstruction of justice atau perintangan penyidikan kasus tewasnya Brigadir J.

Mulanya, Arif tidak tahu-menahu bahwa jenazah yang diotopsi adalah Brigadir J. Dia baru tahu usai Susanto hendak mengambil baju Brigadir J.

“Karena Kombes Susanto mau mengambil baju yang bersangkutan, baru saya tahu kalau ternyata itu adalah ajudannya Bapak Ferdy Sambo,” ungkap Arif dalam persidangan.

Hakim lalu menanyakan dari mana Arif mengetahui hal itu. Arif lalu berdalih karena Susanto menyebut hendak mengambil baju dinas.

“Baju dinas siapa?,” cecar hakim.

“Almarhum Yosua,” respons Arif.

Hakim sempat mempertanyakan ke Arif soal sempatkah dirinya bertanya-tanya mengenai peristiwa apa yang sesungguhnya terjadi. Arif mengaku, sempat bertanya ke para penyidik.

“Penyidik belum tahu kejadiannya seperti apa,” tutur Arif.

Bharada E, Kuat, dan Ricky didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Selain ketiganya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi didakwa ikut terlibat dalam pembunuhan tersebut. Mereka didakwa melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI