Logo BeritaSatu

Jaksa Minta Hakim Tolak Eksepsi Nikita Mirzani

Senin, 28 November 2022 | 16:19 WIB
Oleh : Ibnu Malikh / FFS

Serang, Beritasatu.com - Sidang perkara dugaan pencemaran nama baik dengan terdakwa Nikita Mirzani kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Senin (28/11/2022) siang.

Dalam persidangan kali ini, jaksa penuntut umum meminta majelis hakim menolak eksepsi atau keberatan yang diajukan Nikita Mirzani. Jaksa meyakini surat dakwaan yang disusun telah sesuai dengan KUHAP.

Advertisement

Jaksa menyatakan, surat dakwaan Nikita Mirzani telah memenuhi syarat formil dan syarat materiil sesuai Pasal 143 ayat (2) huruf a dan b KUHAP. Untuk itu, jaksa meminta majelis hakim menolak seluruh eksepsi Nikita. Jaksa juga meminta hakim menetapkan sidang pemeriksaan perkara atas nama Nikita Mirzani untuk dilanjutkan.

"Bahwa surat dakwaan yang telah kami bacakan pada 14 November tersebut telah mencantumkan semua unsur pasal yang didakwakan secara cermat jelas dan lengkap sesuai uraian perbuatannya," kata jaksa dalam persidangan di PN Serang.

Jaksa menilai keberatan yang disampaikan tim penasihat hukum Nikita Mirzani telah melampaui lingkup eksepsi karena menyangkut materi perkara pokok sebagaimana diatur dalam Pasal 156 ayat (1) KUHAP. Untuk itu, jaksa meminta majelis hakim tidak menerima atau menolak eksepsi tim penasihat hukum Nikita Mirzani seluruhnya.

"Menurut kami materi tersebut masuk ke materi ruang lingkup materi perkara yang akan kami buktikan pada persidangan atas nama Nikita Mirzani. Telah memenuhi syarat materil dan formil bahwa ekspesi terdakwa dinyatakan tidak dapat diterima atau ditolak sepenuhnya," papar jaksa.

Pada sidang ketiga ini juga ada yang berbeda. Banyak orang berseragam yang mendukung Nikita Mirzani di luar ruang sidang. Sebelum kehadiran orang-orang tersebut, terdaat sekelompok orang lainnya yang meminta Nikita dihukum berat.

Sidang berikutnya akan digelar dengan agenda putusan sela oleh majelis hakim. Putusan tersebut akan menentukan proses persidangan akan berlanjut atau tidak.

Usai persidangan, Nikita mengaku berharap proses persidangan yang dijalaninya dapat berjalan lancar. Nikita juga berterima kasih kepada kelompok masyarakat yang mendukungnya.

"Jadi inginnya sidang ini lancar terus. Yang dukung ya, alhamdulillah masih banyak yang suka aku. Di dalem aktivitas baik-baik saja ikut kegiatan banyak merajut, main bulu tangkis, salat, baca buku, bikin buku, perawatannya pakai air wudu saja," kata Nikita.

Nikita didakwa atas dugaan pencemaran nama baik lewat ITE. Nikita didakwa melanggar Pasal 36 juncto Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 51 ayat (2) atau Pasal 27 ayat (3) juncto Pasal 45 ayat (3) UU ITE atau Pasal 311 KUHP. Nikita didakwa telah membuat Dito Mahendra mengalami kerugian sebesar Rp 17,5 juta atas gagalnya jual beli sepatu mewah.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Harga Tiket Proliga di Malang, Paling Murah Rp 60.000

Kompetisi bola voli PLN Mobile Proliga 2023 kian seru. Harga tiket Proliga di Malang paling murah Rp 60.000.

SPORT | 9 Februari 2023

Kim Jog-un Pamer Putrinya di Jamuan Militer, Sinyal Calon Penerus

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali memamerkan putrinya di acara jamuan makan bersama militer Korut pada Selasa (7/2/2023).

INTERNASIONAL | 9 Februari 2023

Jadwal Proliga di Malang, 9-12 Februari 2023

Kompetisi bola voli PLN Mobile Proliga 2023 kian seru. Berikut jadwal Proliga di Malang, Jawa Timur, 9-12 Februari 2023.

SPORT | 9 Februari 2023

Pagi Ini, Jokowi Hadiri Puncak Hari Pers Nasional 2023

residen Joko Widodo (Jokowi) pagi ini, Kamis (9/2/2023), dijadwalkan menghadiri puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2023 di Sumatera Utara.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Akses Twitter Dibatasi Pascagempa, Elon Musk Konfirmasi ke Pemerintah Turki

Elon Musk mengatakan pada hari Rabu, bahwa ia telah diberitahu oleh pemerintah Turki kalau akses penuh ke platform media sosial di negara itu akan diaktifkan kembali.

NEWS | 9 Februari 2023

Korban Tewas 12.000 Lebih, Pemerintah Turki Dikritik atas Respons Gempa Dahsyat

Pemerintah Turki mendapat kritik atas respons terhadap gempa dahsyat yang hingga kini tercatat telah menewaskan lebih dari 12.000 orang di Türki dan Suriah.

NEWS | 9 Februari 2023

Disney PHK 7.000 Karyawan untuk Penghematan Biaya

Walt Disney pada hari Rabu mengumumkan restrukturisasi besar-besaran di bawah CEO Bob Iger yang baru saja diangkat kembali, melakukan PHK 7.000 pekerja.

INTERNASIONAL | 9 Februari 2023

Top News, Wawancara Eksklusif Christine Hakim hingga Gempa Turki

Wawancara ekslusif Beritasatu.com dengan aktris senior Christine Hakim hingga update Gempa Turki menjadi berita terpopuler dalam 24 jam terakhir.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Ada Masalah, Ribuan Pengguna Twitter di AS Tak Bisa Mencuit

Ribuan pengguna Twitter di AS pada hari Rabu (8/2/2023) waktu setempat tidak dapat mencuit (menge-tweet) dari akun mereka.

INTERNASIONAL | 9 Februari 2023

Wanita Tewas di Perumahan Mewah di Penjaringan, Polisi Temukan Pistol di TKP

Wanita berinisial (S) yang berusia 51 Tahun tersebut ditemukan tewas di sebuah kamar dalam kondisi luka-luka.

MEGAPOLITAN | 9 Februari 2023


TAG POPULER

# Lee Da In


# 1 Abad NU


# Christine Hakim


# Susi Air


# Praxion


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat Tipis di Tengah Koreksi Bursa Asia

IHSG Hari Ini Dibuka Menguat Tipis di Tengah Koreksi Bursa Asia

EKONOMI | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE