Logo BeritaSatu

Hendra Kurniawan Sempat Mengaku Tertipu oleh Skenario Ferdy Sambo

Senin, 28 November 2022 | 20:08 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Agus Nur Patria mengaku baru mengetahui dari Hendra Kurniawan soal skenario fiktif buatan Ferdy Sambo mengenai baku tembak yang menewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Agus menerangkan Hendra Kurniawan sempat mengungkapkan kepada bahwa semua pihak telah tertipu oleh Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Hal itu disampaikan Agus saat dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus dugaan pembunuhan berencana yang menewaskan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (28/11/2022). Duduk sebagai terdakwa dalam persidangan kali ini, yakni Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf.

Advertisement

Sebagai informasi, Agus juga merupakan terdakwa dalam kasus obstruction of justice atau perintangan penyidikan kasus tewasnya Brigadir J bersama-sama dengan Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan, dan sejumlah pihak lain. Kasus tersebut tengah bergulir persidangan.

Terungkap, Agus dan Hendra sempat berkomunikasi dan membahas soal kebohongan skenario Ferdy Sambo yang merupakan mantan Kadiv Propam Polri itu sebelum ditempatkan pada penempatan khusus (patsus). Keduanya di-patsus-kan karena melanggar etik terkait penanganan kasus tewasnya Brigadir J.

"Waktu itu, sebelum di-patsus, Pak Hendra telepon saya, Hendra bilang, 'Gus kita dikadalin'," tutur Agus.

"Maksudnya apa Pak dikadalin?," tanya kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy.

"Dibohongi, waktu itu saya sempat mengumpat juga," tutur Agus.

Agus menerangkan, ketika itu dia merasa kecewa. Dia sempat menyampaikan umpatan untuk melampiaskan kekecewaannya itu.

"Rasa kecewa dari saksi apa? Reaksi dari saksi?," cecar Ronny.

"Itu tadi pak saya sempat mengumpat, 'masa kita dikadalin'," ungkap Agus.

Bharada E, Kuat, dan Ricky didakwa melakukan pembunuhan berencana Brigadir J. Selain ketiganya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi didakwa ikut terlibat dalam pembunuhan tersebut. Mereka didakwa melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP.

Bharada E disebut jaksa sebagai sosok yang menembak Brigadir J. “’Woy! Kau tembak! Kau tembak cepat! Cepat woy kau tembak!’,” ungkap JPU soal perintah Ferdy Sambo ke Bharada E.

Bharada E lalu menembak memakai Glock 17 sebanyak tiga atau empat kali ke Brigadir J yang membuatnya terjatuh dan bersimbah darah. Kemudian, Sambo menembak sebanyak satu kali ke kepala Brigadir J untuk memastikannya sudah tewas.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jadi Ketua ASEAN 2023, Jokowi: Ini Fokus Indonesia

Indonesia kembali menjadi ketua ASEAN tahun 2023 di tengah rivalitas antarnegara yang semakin tajam. Presiden Jokowi menegaskan, dalam kepemimpinan di ASEAN

NEWS | 31 Januari 2023

Keluarga Ungkap Sosok Selvi, Mahasiswi Korban Tabrak Lari di Cianjur

Eva Patimah, bibi mahasiswi Cianjur Selvi Amelia Nuraini, mengungkap sosok ponakannya yang menjadi korban tabrak lari di Cianjur

NEWS | 31 Januari 2023

Minyakita Langka di Rangkasbitung, Harga Naik Rp 1.000

Minyak goreng Minyakita sudah tidak lagi ditemukan di sejumlah pasar tradisional yang ada di wilayah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

NEWS | 31 Januari 2023

Bareskrim Polri Berhasil Tangkap DPO Kasus Narkoba dari Malaysia

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap satu daftar pencarian orang (DPO) atas nama Akbar Antoni (AA) dari Malaysia

NEWS | 31 Januari 2023

Ganjar Ingin NU Terus Berkontribusi dalam Perkuat Kehidupan Berbangsa

Ganjar Pranowo ingin Nahdlatul Ulama atau NU terus berkontribusi dalam memperkuat kehidupan berbangsa.

NEWS | 31 Januari 2023

Presiden Jokowi Mengaku Heran Ditanya Reshuffle Terus

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku heran mendapat pertanyaan tentang reshuffle kabbinet  setiap kali bertemu wartawan.

NEWS | 31 Januari 2023

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Ribuan Botol Miras Ilegal

Kantor Bea Cukai Kalbagbar di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, berhasil mengagalkan penyelundupan puluhan ribu botol minuman keras (miras) ilegal tanpa cukai.

NEWS | 31 Januari 2023

Polda Jabar Tak Kaitkan Skandal Kompol D dalam Kasus Kecelakaan di Cianjur

Polda Jabar tak mengaitkan skandal Kompol D dalam penyidikan kasus kecelakaan di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

NEWS | 31 Januari 2023

Selingkuh Sejak April 2022, Kompol D Ditahan

Fadil Imran mengatakan, Kompol D yang terlibat kasus perselingkuhan telah ditahan. Kompol D selingkuh sejak April 2022 dengan wanita berinisial N.

NEWS | 31 Januari 2023

Hadapi Tantangan Era 4.0, Polri Perlu Restrukturisasi dan Reposisi

Direktur Lingkar Peduli Anak Negeri (Lingkar Puan), Andre M Pelawi mengatakan Polri perlu melakukan restrukturisasi dan reposisi di era 4.0.

NEWS | 31 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jadi Ketua ASEAN 2023, Jokowi: Ini Fokus Indonesia

Jadi Ketua ASEAN 2023, Jokowi: Ini Fokus Indonesia

NEWS | 16 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE