Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Trauma, Korban Gempa Cianjur Mengungsi ke Majalengka

Selasa, 29 November 2022 | 08:48 WIB
Oleh : Candra Kurnia / BW
Petugas kepolisian dan pemerindah desa mengobrol dan mengecek kondisi korban gempa Cianjur yang mengungsi ke Desa Sukasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Selasa 29 November 2022.

Majalengka, Beritasatu.com – Sebanyak 17 korban gempa Cianjur mengungsi ke rumah saudaranya di Desa Sukasari, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Selasa (29/11/2022). Mereka memilih mengungsi ke Majalengka, karena masih trauma dan takut dengan gempa susulan yang terus terjadi.

Selain trauma dan merasa takut, sejumlah korban gempa Cianjur ini memilih mengungsi lantaran kondisi rumah mereka mengalami rusak berat.

Pepen Saepudin, salah satu korban gempa Cianjur yang mengungsi ke Majalengka mengatakan, sebelum kejadian adik Pepen berkunjung ke Cianjur untuk takziah ke kakaknya yang meninggal.

"Jadi adik saya nikah dengan orang Majalengka, kebetulan sebelum kejadian, dia ada di sana (Cianjur) lagi takziah kakak meninggal, setelah 3 hari di sana, kejadian lah gempa," ungkapnya.

Melihat kondisi Cianjur yang terus-menerus diguncang gempa susulan, lanjut Pepen, ia memilih ikut ke Majalengka bersama sang adik, agar bisa hidup lebih tenang.

"Pas pulang ke sini saya ikut sama yang lainnya, soalnya masih trauma, takut kalau tinggal di sana. Semuanya ada 17 orang yang mengungsi ke sini, 5 orang anak-anak, sisanya orang dewasa," katanya.

Saat gempa Cianjur mengguncang dengan Magnitudo 5,6 pada Senin 21 November 2022, Pepen sedang berada di dalam rumah.

Karena Pepen sedang sakit, sang adik pun menemaninya. Beruntung saat gempa terjadi, Pepen dan adiknya dapat selamat keluar dari rumah.

"Waktu itu saya lagi di rumah, lagi tiduran, soalnya lagi sakit tidak bisa jalan. Di dalam rumah saya berdua sama adik. Rumah saya di sana hancur semua," tuturnya.

Pepen bersyukur, ia masih bisa selamat dan menjalani hidup kembali. Ia pun bersyukur bisa mengungsi ke tempat yang lebih aman, meski saat ini iya merasakan sesak napas.

"Alhamdulillah di sini saya bisa jalan-jalan, kalau di sana tidak bisa jalan-jalan. Sekarang saya lagi ngerasain sesak napas," katanya.

Sementara itu, pemerintah desa bersama warga terus memberikan bantuan untuk para korban yang mengungsi di Majalengka. Mereka diberikan bantuan berupa makanan, pakaian, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI