Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Kemenkumham Ungkap Pentingnya Pelatihan bagi Kurator Negara

Selasa, 29 November 2022 | 10:51 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR
Ketua Umum APKI Imran Nating.

Jakarta, Beritasatu.comKementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mengungkap pentingnya pelatihan bagi pegawai Balai Harta Peninggalan (BHP) atau kurator negara. Pelaksana Harian Sekretaris Direktorat Jenderal (Ditjen) Administrasi Hukum Umum (AHU) Kemenkumham Sri Yuliani mengatakan pelatihan bertujuan untuk memberikan pembekalan ilmu dasar dan proses pengurusan, termasuk pemberesan harta pailit. Melalui pelatihan, menurutnya, para Kurator BHP dapat menambah pengetahuan yang nantinya dijadikan bekal bagi fungsional kurator keperdataan dalam praktik di lapangan.

“Kurator dan pengurus, merupakan key players dalam proses pengurusan dan pemberesan harta pailit maupun PKPU (penundaan kewajiban pembayaran utang). Penting peran kurator dan pengurus dalam kepailitan dan PKPU,” kata Sri saat membuka pelatihan dasar kurator bagi pegawai BHP Ditjen AHU Kemkumham di Jakarta, Senin (28/11/2022).

Sri menegaskan kurator dan pengurus dituntut memiliki beragam kemampuan, profesionalisme dan menjaga netralitas dalam melaksanakan tugas pengurusan dan pemberesan harta pailit dan PKPU.

“Pelatihan ini menjadi kesempatan yang sangat baik untuk diikuti, tidak boleh disia-siakan agar menjadi modal pengetahuan ketika BHP ditunjuk sebagai kurator maupun pengurus,” ucapnya.

Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) mendapat kepercayaan untuk memberikan pelatihan dasar kurator bagi pegawai BHP. Ketua Umum AKPI Imran Nating mengatakan pelatihan ini merupakan fase lanjutan dari kegiatan yang pernah dilakukan oleh Ditjen AHU sebelumnya. Pelatihan ini menitikberatkan kualitas dan profesionalitas.

“Kami percaya kurator negara sudah memahami semua materi yang akan disajikan pada kegiatan ini. Namun, perlu adanya pendalaman dan persamaan persepsi antara kurator negara dan kurator swasta (AKPI) agar lebih profesional menjadi kurator dan pengurus yang berkemampuan tinggi dalam ilmu dan etika,” ujar Imran.

Imran menyatakan profesionalitas dan etika sangat penting untuk menopang para anggota dan kurator nantinya sesuai dengan peraturan perundang-undangan. Imran juga menyampaikan apresiasinya kepada Ditjen AHU memberikan kepercayaan terhadap AKPI.

“Ini adalah kepercayaan yang tentu saja kami apresiasi sekali. Apa yang kami sampaikan yang terbaik, pengajar juga kita siapkan yang andal dan ada pengayaan materi supaya tidak melulu praktik atau melulu undang-undang. Misalnya, materi terkait legal reasoning. Kita juga punya ahli akuntan kepalititan,” katanya.

Dia berharap pelatihan dapat melahirkan para kurator dan pengurus yang kompeten dengan profesinya serta menjunjung tinggi etika. “Dengan materi-materi yang disampaikan kami berharap peserta dapat lebih memahami fungsi dan tugas sebagai kurator dengan baik,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI