Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Putri Candrawathi Minta Maaf ke Anggota Polri yang Jadi Saksi

Selasa, 29 November 2022 | 23:52 WIB
Oleh : Maria Gabrielle/ Ichsan Ali / BW
Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Putri Chandrawathi (kiri) menyalami suaminya yang juga terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo, saat memasuki ruangan sidang untuk menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa 29 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Putri Candrawathi, terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat meminta maaf kepada anggota Polri yang menjadi saksi. Ia meminta maaf saat menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (29/11/2022).

Istri Ferdy Sambo tersebut meminta maaf kepada anggota Polri yang terdampak atas kasus yang menjeratnya. Dalam persidangan hari ini, hadir 10 orang saksi, sembilan di antaranya merupakan anggota Polri.

"Saya menyampaikan kepada anggota Polri, saya dan keluarga memohon maaf kepada bapak-bapak anggota Polri yang hadir hari ini sebagai saksi," ujar Putri Candrawathi.

"Mereka harus menghadapi semua ini karena harus mendapatkan hambatan dalam berkarier. Saya mohon maaf, terima kasih," lanjutnya.

Sebelumnya, beberapa anggota Polri dari Polres Metro Jakarta Selatan mendapatkan sanksi etik. Mereka dinilai melakukan tindakan tidak profesional dalam menangangi kasus ini.

Adapun saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) adalah eks Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ridwan R Soplanit, dan eks Kasubnit 1 Reskrimum Polres Metro Jakarta Selatan AKP Rifaizal Samual.

Kemudian, eks Kasubnit I Unit I Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Arsyah Daiva Gunawan dan eks anggota Unit Identifikasi Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Bripka Danu Fajar Subekti.

Kemudian ada pembantu Unit-1 Reskrimum Polres Jaksel Martin Gabe Sahata, serta anggota Polri lainnya yaitu Teddy Rohendi, Reinhard Reagend Mandey, Endra Budi Argana, dan juga Sullap Abo.

Terdakwa Ferdy Sambo juga mengucapkan permintaan maaf. Ferdy Sambo dengan suara bergetar dan menahan tangis mengaku sudah tidak jujur sejak awal dalam kasus pembunuhan Brigadir J. Dia juga menyesalkan kasus ini membuat para polisi terkena hukuman berupa mutasi dan demosi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI