Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Usut Suap Lukas Enembe, KPK Gali Pertemuan Pengacara

Rabu, 30 November 2022 | 09:17 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / YUD
Gubernur Papua Lukas Enembe saat sedang menjalani pemeriksaan oleh KPK di kediaman pribadinya, Kamis, 3 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengulik adanya dugaan pertemuan antara pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening dengan sejumlah pihak. Pihak-pihak dimaksud adalah yang pernah dipanggil KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menjerat Lukas Enembe sebagai tersangka.

Pertemuan itu ditelusuri KPK melalui pemeriksaan Stefanus sebagai saksi. Dia diperiksa tim penyidik di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (28/11/2022).

“Saksi (Stefanus) hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan pertemuan saksi dengan beberapa pihak yang pernah dipanggil tim penyidik sebagai saksi untuk perkara tersangka LE (Lukas Enembe),” kata Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, dikutip Rabu (30/11/2022).

Ali tidak menjelaskan lebih lanjut soal identitas sejumlah saksi yang pernah ditemui oleh Stefanus. Namun demikian, pertemuan tersebut dipandang perlu untuk didalami demi mengusut tuntas kasus hukum yang tengah menjerat Lukas Enembe.

Sebelumnya, KPK juga sempat menelusuri pengerjaan proyek pada Pemprov Papua. Penelusuran ini berkaitan dengan penyidikan kasus Lukas Enembe.

Penelusuran dilakukan melalui pemeriksaan 10 saksi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (23/11/2022). Mereka yang diperiksa yakni pemilik PT Tabi Bangun Papua, Bonny Pirono; Bendahara PT Tabi Bangun Papua, Meike; Pegawai PT Tabi Bangun Papua, Willicius; Pokja Proyek Entrop Hamadi, Okto Prasetyo dan Gangsar Cahyono.

Selanjutnya yakni Pokja Proyek Entrop Hamadi atas nama Arni Paririe, Paskalina, dan Yenni Pigome; Direktur PT Papua Sinar Anugerah, Sumantri; serta Kadis PU, Girius One Yoman.

"Didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan pelaksanaan proyek pekerjaan di Pemprov Papua," kata Ali Fikri, Kamis (24/11/2022).

Selain itu, KPK juga memeriksa saksi dari swasta bernama Mustakim. Dari Mustakim, KPK mendalami soal pembelian sejumlah aset oleh Lukas Enembe. "Didalami pengetahuannya antara lain terkait dengan dugaan pembelian berbagai aset oleh tersangka LE (Lukas Enembe)," tutur Ali.

KPK telah menetapkan Lukas Enembe sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait dengan pekerjaan atau proyek yang bersumber dari APBD Provinsi Papua.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI