Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Tiongkok Berduka, Pemimpin yang Bawa ke Era Transformasi Wafat

Rabu, 30 November 2022 | 16:57 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Mantan Presiden Tiongkok, Jiang Zemin.

Beijing, Beritasatu.com - Mantan pemimpin Tiongkok Jiang Zemin, yang memimpin negara melalui era transformasi dari akhir 1980-an dan memasuki milenium baru, wafat pada Rabu (30/11/2022) pada usia 96 tahun, kata kantor berita negara Xinhua.

Jiang Zemin mengambil alih kekuasaan setelah penumpasan gerakan demokrasi di Lapangan Tiananmen dan memimpin negara terpadat di dunia menuju kemunculannya ke panggung global.

"Jiang Zemin meninggal dunia karena leukemia dan mengalami kegagalan banyak organ di Shanghai pada pukul 12.13 siang tanggal 30 November 2022, pada usia 96 tahun, diumumkan pada hari Rabu," lapor Xinhua.

Xinhua mengatakan, pengumuman kematiannya dibuat dalam sebuah surat yang mengungkapkan "kesedihan yang mendalam" atas kematian mantan pemimpin Tiongkok Jiang Zemin, yang ditujukan kepada seluruh Partai Komunis, militer dan rakyat Tiongkok.

Kematiannya terjadi setelah semua perawatan medis gagal, tambahnya.

"Kamerad Jiang Zemin adalah seorang pemimpin yang luar biasa ... seorang Marxis yang hebat, seorang revolusioner proletar yang hebat, negarawan, ahli strategi militer dan diplomat, seorang pejuang komunis yang telah lama teruji, dan seorang pemimpin yang luar biasa dari tujuan besar sosialisme dengan karakteristik Tiongkok," Xinhua mengutip surat itu.

Kematian Jiang terjadi ketika Tiongkok tengah berada dalam gejolak protes anti-lockdown yang telah berubah menjadi seruan untuk kebebasan politik yang lebih luas, yang paling meluas sejak unjuk rasa pro-demokrasi 1989 yang dihancurkan pada tahun Jiang mengambil alih kekuasaan.

"Selama kekacauan politik yang serius di Tiongkok pada musim semi dan musim panas tahun 1989, Kamerad Jiang Zemin mendukung dan menerapkan keputusan yang tepat dari Komite Pusat Partai untuk menentang kerusuhan, mempertahankan kekuasaan negara sosialis dan melindungi kepentingan fundamental rakyat," negara penyiar CCTV mengatakan pada hari Rabu.

Saluran TV negara CCTV mengatakan, bendera akan dikibarkan setengah tiang di gedung-gedung pemerintah Tiongkok.

Ketika Jiang Zemin menggantikan Deng Xiaoping sebagai pemimpin pada tahun 1989, Tiongkok masih dalam tahap awal modernisasi ekonomi.

Jiang Zemin adalah presiden dari tahun 1993 hingga 2003. Pada saat dia pensiun sebagai presiden, Tiongkok adalah anggota Organisasi Perdagangan Dunia, Beijing telah mengamankan Olimpiade 2008, dan negara itu sedang menuju status negara adidaya.

Analis mengatakan Jiang Zemin dan faksi "Gang Shanghai" terus memberikan pengaruh atas politik komunis lama setelah dia meninggalkan jabatan puncak.

Segera setelah pengumuman itu, semua media pemerintah China memposting foto hitam-putih bunga krisan yang sama di akun resmi mereka di platform media sosial Weibo.

Jiang Zemin meninggalkan seorang istri Wang Yeping dan dua putra.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: AFP


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI