Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Gerindra Beri Catatan, Anies Belum Punya Tiket Pilpres 2024

Rabu, 30 November 2022 | 21:38 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / WIR
Andre Rosiade

Jakarta, Beritasatu.com – Politikus Partai Gerindra Andre Rosiade memberi catatan bahwa mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan belum punya tiket ke Pilpres 2024 mendatang. Sampai saat ini, Anies belum mendapat dukungan yang jelas dan resmi sebagai capres di Pilpres 2024.

Tiket yang dia maksud terkait dengan presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden. Sampai saat ini, belum resmi terbentuk koalisi partai politik (parpol) yang memenuhi presidential threshold untuk mengusung Anies sebagai capres.

“Pertanyaannya Mas Anies ini punya tiket atau enggak. Itu penting juga dijawab,” ujar Andre dalam acara Obrolan Malam Fristian, disiarkan di BTV, Rabu (30/11/2022).

Andre menerangkan, saat ini di publik mencuat perdebatan mengenai pencapresan Anies. Namun demikian, dia mengingatkan soal tiket pencapresan yang belum dipegang oleh Anies. Dia menekankan presidential threshold merupakan hal yang penting untuk diperhatikan.

Di sisi lain, Andre menerangkan soal Gerindra yang telah resmi bekerja sama dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kerja sama itu dinamakan Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya. Dia memastikan kerja sama antara kedua parpol ini bersifat mengikat.

“Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya itu sudah punya tiket. Kalau Cak Imin (Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar) ketemu ini, Pak Prabowo ketemu itu, itu bagian dari komitmen kita untuk membuka diri dan mengajak pihak lain bergabung dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya,” tutur Andre.

Andre memastikan, koalisi antara Gerindra dan PKB tetap solid. Bahkan dia mengungkapkan, dalam waktu dekat Prabowo dan Cak Imin segera meresmikan sekretariat bersama Gerindra dan PKB.

“Jadi clear itu, kita punya tiket, punya perahu, bukan katanya atau mengawang-awang. Itu penting lho,” ungkap Andre.

Sebagai informasi, Undang-Undang (UU) Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu telah mengatur mengenai presidential threshold atau ambang batas pencalonan presiden. Hanya partai atau gabungan partai dengan 20% kursi DPR atau 25% suara sah nasional pemilu sebelumnya yang dapat mengusung capres dan cawapres. Syarat minimal 20% kursi di DPR itu berjumlah 115.

Dengan terbentuknya koalisi Gerindra dan PKB, total kursi DPR yang dimiliki sebesar 136 kursi atau 23,66%. Perinciannya, 78 kursi Gerindra dan 58 kursi PKB. Hal ini berarti Gerindra-PKB memiliki “tiket” Pilpres 2024.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI