Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

AHY Bertemu Pemimpin Politik dan Pemerintahan Australia

Kamis, 1 Desember 2022 | 00:30 WIB
Oleh : CAR
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Gubernur Jenderal Australia David J. Hurley.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bertemu sejumlah pemimpin politik dan pemerintah Australia dalam rangkaian kunjungan di Sydney, Canberra dan Melbourne. Kunjungan AHY dalam rangka memenuhi undangan pemerintah Australia.

“Dulu, terakhir saya ke Australia menjalankan misi kerja sama militer. Kali ini, saya kembali memperkuat relasi bilateral Indonesia-Australia untuk mengokohkan pondasi perdamaian dan stabilitas kawasan di Indo-Pasifik,” katanya, Rabu (30/11/2022).

Selain itu, AHY juga berdiskusi dengan para akademisi terkemuka di kampus-kampus besar di Australia, serta bertemu juga dengan masyarakat Indonesia di sana.

Di Canberra, AHY melakukan kunjungan kehormatan pada Gubernur Jenderal Australia, David J Hurley yang merupakan Kepala Negara Australia sekaligus simbol perwakilan Raja Inggris.

AHY juga berdiskusi dengan Menteri Luar Negeri dan Perdagangan Australia Penny Wong, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Richard Marles, Menteri Industri dan Science Ed Husic.

“Ada banyak isu-isu fundamental yang kami diskusikan, untuk pembangunan ekonomi, demokrasi dan juga meningkatkan hubungan bilateral AusIndo, seperti yang dulu dilakukan oleh Presiden SBY,” ucap AHY.

Dia mengatakan, pada tataran global, dia menyoroti multilateralisme yang bermasalah, juga rivalitas AS dan Tiongkok di kawasan Indo-Pasifik. Sebagai negara middle power, Indonesia dan Australia diharapkan bisa bersama-sama menjaga stabilitas kawasan di Indo-Pasifik.

Selain itu, AHY menyampaikan tiga tantangan dan peluang bagi hubungan bilateral Indonesia dan Australia. Pertama, hubungan politik terjalin sangat baik, tetapi harus meningkatkan kerja sama ekonomi kedua negara, khususnya dalam bidang perdagangan dan investasi.

Kedua, rasa saling percaya adalah kunci penting bagi hubungan kedua negara sahabat. Ketiga, hubungan antara warga Indonesia dan Australia menjadi pemain kunci.

AHY juga berkesempatan berdiskusi dengan Shadow Minister di bidang Luar Negeri Senator Simon Birmingham, dari Partai Liberal yang menjadi partai oposisi pemerintah saat ini.

“Sebagai pihak oposisi di pemerintahan masing-masing, kami berdiskusi dengan hangat bagaimana bisa terus memajukan hubungan bilateral Indonesia dan Australia ke depan. Begitu juga di kawasan, peran ASEAN perlu ditingkatkan untuk menjaga stabilitas,” kata AHY.

Dia menambahkan kedua belah pihak sepakat bahwa hubungan yang baik itu harus terus dilanjutkan, tanpa memandang partai mana yang berada di pemerintahan.

“Komunikasi aktif di antara oposisi inilah yang menurut saya sangat baik dan perlu diapresiasi,” ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI