Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Target 20% Suara Golkar Akan Tercapai jika Disokong Efek Ekor Jas

Kamis, 1 Desember 2022 | 02:30 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR
Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan pernyataan usai silaturahmi Musyawarah Rakyat (Musra) Indonesia dengan 18 Kelompok Relawan Jokowi di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin, 7 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Target 20 persen suara Partai Golkar baru akan tercapai apabila disokong efek ekor jas. Hal ini disampaikan peneliti senior Pusat Riset Politik-Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRP-BRIN) Lili Romli.

Lili mengatakan target Golkar terealisasi atau setidaknya mendekati apabila sosok internal partai, khususnya Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto diusung pada Pilpres 2024.

“Jadi, target 20 persen itu akan tercapai atau mendekati, manakala sosok Ketum Golkar Airlangga yang maju sebagai capres atau cawapres. Kalau tidak ya susah,” kata Lili kepada wartawan, Rabu (30/11/2022).

Menurut Lili, Pemilu 2019 memberikan pelajaran tentang besarnya pengaruh efek ekor jas bagi perolehan suara partai. PDI Perjuangan (PDIP) mendapatkan efek ekor jas dari Joko Widodo (Jokowi) yang maju sebagai capres. Begitu juga dengan Gerindra yang mengusung Prabowo Subianto.

Menurut Lili, faktor figur dari partai menjadi salah satu pekerjaan rumah. Partai lain mempunyai figur kuat yang menjadi magnet partainya, seperti PDIP dan Partai Nasdem.

“PDIP yang selalu tertinggi dan mereka punya figur, Pak Jokowi, Ibu Mega, apalagi kalau mengusung Ganjar,” ungkap dia.

Selain itu, Golkar juga berbagi ceruk elektoral yang sama dengan beberapa partai, sehingga Golkar harus berbagi suara pemilih dengan beberapa partai yang punya irisan ideologi nasionalis.

“Banyak partai yang dekat atau sama secara ideologi dengan Golkar. Jadi, ada Nasdem, Gerindra, Garuda,” tambahnya.

Partai Golkar berada pada urutan kedua setelah PDIP pada Pemilu 2019. PDIP memperoleh 19,33 persen suara, sedangkan Golkar memperoleh 12,31 persen suara. Berkaca pada hasil tersebut, Lili menilai Golkar akan kesulitan mencapai target jika tanpa didukung faktor efek ekor jas.

“Katakanlah sama dengan pemilu 2019, itu agak susah bagi Golkar mencapai target 20 persen, kecuali Golkar mengusung ketumnya menjadi capres atau cawapres,” pungkas Lili.

Sebelumnya, Airlangga Hartarto mengatakan Golkar memiliki jajaran yang kuat untuk menghadapi pemilu. Ada ribuan kader partai yang siap memenangkan pemilu.

“Ya tugasnya jelas, three in one. Satu menang pilpres (pemilihan calon presiden dan calon wakil presiden), dua menang pileg (pemilihan calon anggota legislatif), tiga menang pilkada (pemilihan calon kepala daerah) ke depan, penugasannya jelas,” tegas Airlangga, baru-baru ini.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI