Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Gempa Cianjur, Polisi Turunkan Alat Berat Bersihkan Puing

Kamis, 1 Desember 2022 | 15:54 WIB
Oleh : Guruh Permadi / BW
Polisi menurunkan alat berat untuk membersihkan puing bangunan masjid Al-Falah di Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, Jawa Barat yang ambruk akibat gempa Cianjur, Kamis 1 Desember 2022. 

Cianjur, Beritasatu.com - Polisi menurunkan alat berat untuk membersihkan puing reruntuhan bangunan warga dan masjid di lokasi gempa Cianjur, tepatnya di Desa Nagrak. Hal itu dilakukan untuk penanganan cepat sebelum pembangunan kembali di lokasi gempa Cianjur.

Kapolsek Cianjur, Kompol Faisal di Cianjur, mengatakan, Polri bersama dengan petugas gabungan lainnya mulai fokus penanganan setelah gempa Cianjur.

Polisi membersihkan puing bangunan yang ambruk, termasuk masjid Al-Falah di Nagrak, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur.

"Cianjur harus bangkit dan segera pulih, kami menurunkan alat berat untuk menyingkirkan puing bangunan yang ambruk agar cepat selesai, termasuk bangunan rumah di sekitarnya agar saat pembangunan kembali tidak terkendala," katanya.

Penanganan cepat bersama setelah bencana gempa Cianjur, segera dilakukan agar masyarakat yang mengungsi dapat kembali ke rumahnya masing-masing guna menjalani kehidupan normal. Selain itu, warga yang rumahnya rusak dapat dibangun kembali.

Selain membersihkan puing bangunan yang ambruk akibat gempa, Polres Cianjur juga memberikan berbagai pelayanan untuk warga korban gempa seperti mendirikan dapur umum. Selain itu, polisi juga mendirikan posko pelayanan kesehatan hingga melakukan patroli ke perkampungan dan perumahan yang ditinggal mengungsi.

"Kami juga menambah jadwal patroli ke berbagai wilayah terdampak yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Cianjur, guna memberikan rasa aman nyaman bagi warga selama mengungsi dan meninggalkan rumahnya yang tetap dipantau keamanannya," kata Faisal.

Hingga hari ke-11 setelah gempa Cianjur, atau Kamis ini, tercatat ada 703 orang korban luka. Ada 39.985 titik pengungsian, 108.720 orang pengungsi terdiri dari 52.987 laki-laki dan 55.733 perempuan, 328 orang meninggal dunia, dan 12 orang dalam pencarian.

Sebelumnya, gempa terjadi berkekuatan Magnitudo 5,6 di sekitar 10 km barat daya Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) pukul 13.21 WIB. Pusat gempa Cianjur itu berada di darat pada kedalaman 10 km di koordinat 6,84 Lintang Selatan dan 107,05 Bujur Timur.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI