Logo BeritaSatu

Ekonomi Global Suram, Jokowi Minta KPU Efisien Gunakan Anggaran Pemilu 2024

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:28 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu untuk efisien dalam menggunakan anggaran Pemilu 2024. Hal ini mengingat pemilu kali ini diselenggarakan dalam situasi ekonomi global yang suram dan tidak pasti.

"KPU harus bekerja dengan efisien, memanfaatkan anggarannya, mengatur skala prioritas yang harus (diutamakan)," ujar Jokowi saat memberikan sambutan dalam konsolidasi nasional KPU dalam rangka persiapan Pemilu 2024 di Convention Hall Beach City Entertainment Center (BCEC), Ancol, Jakarta yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Jumat (2/12/2022).

Advertisement

Jokowi meminta KPU memiliki pemahaman dan perasaaan yang sama bahwa pemilu dilaksanakan dalam situasi ekonomi global yang serba tidak pasti. Ekonomi global, kata Jokowi, sulit diprediksi, dihitung, dan dikalkulasi. Bahkan, kata Jokowi, sudah 14 negara masuk sebagai pasiennya IMF untuk dibantu.

"Dulu tahun 97-98 hanya lima negara sudah geger, sekarang 14 negara masuk, 20 negara mengantre di depan pintu IMF untuk minta bantuan dan 66 negara yang rentan untuk ikut lagi mengantre. Ini kita harus mempunyai perasaan yang sama. Kita tidak berada posisi yang normal tetapi abnormal. Diawali dengan pandemi, perang di Ukraina, ketegangan geopolitik, krisis pangan, energi dan finansial, krisis biaya hidup. Di semua negara dan justru yang banyak negara-negara maju," jelas Jokowi.

Namun, Jokowi mengaku bersyukur karena posisi ekonomi Indonesia saat ini dalam situasi yang baik. Meskipun, dia tetap mengingatkan agar hati-hati karena faktor-faktor lain bisa mempengaruhi situasi ekonomi Indonesia termasuk stabilitas politik jelang Pemilu 2024.

"Ini yang kita harus memiliki perasaan yang sama bahwa saat ini keadaan dunia sedang sulit, dan semua kepala negara pusing kepalanya, Indonesia tidak. Alhamdulillah patut kita syukuri kita berada di posisi yang baik, di G-20 kemarin kita termasuk growth dan pertumbuhan ekonomi kita baik tetapi kita harus hati-hati dan waspada jangan sampai membuat kebijkan sekecil apa pun yang salah sehingga menjadi sulit," kata Jokowi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bermagnitudo 7,5 Turki Kembali Diguncang Gempa Dahsyat

Gempa yang berkekuatan 7,5 magnitudo kembali mengguncang wilayah Turki tenggara Senin (6/2/2023) sore waktu setempat.

NEWS | 6 Februari 2023

Status Tersangka Hasya Dicabut, Pengacara: Keluarga Lebih Tenang

Keluarga Hasya Athallah Saputera merasa lega karena status tersangka Hasya telah dicabut oleh Polda Metro Jaya.

NEWS | 6 Februari 2023

Miris, Bocah 12 Tahun Dipukuli, Disiram Air Panas, dan Ditelantarkan Ibu

Raya Aurel Rahma Visca, bocah perempuan berusia 12 tahun diduga jadi korban penganiayaan ibunya dan ditemukan terlantar di Pancoran Mas, Depok. 

NEWS | 6 Februari 2023

Polda Metro Jaya Cabut Status Tersangka Hasya Mahasiswa UI

Polda Metro Jaya mencabut status tersangka Hasya Athallah Saputra, mahasiswa UI yang tewas ditabrak mobil Pajero pensiunan polisi AKBP (Purn) Eko Setio BW.

NEWS | 6 Februari 2023

Soal Gugatan Uni Eropa ke WTO, Bahlil: Kita Lawan!

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Indonesia akan melawan terkait gugatan yang diajukan oleh sejumlah negara Uni Eropa ke WTO.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus KSP Indosurya, Bareskrim Polri Telusuri Tindak Pidana Lain

Bareskrim Polri tengah menyelidiki dugaan tindak pidana lain terkait kasus penipuan investasi dana nasabah Koperasi Simpan Pinjam atau KSP Indosurya. 

NEWS | 6 Februari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening BCA Divonis 10 Bulan Penjara

Setu, tukang becak bobol rekening BCA divonis 10 bulan penjara. Sementara, Thoha, otak pembobolan rekening  senilai Rp 320 juta itu dihukum 3,5 tahun.

NEWS | 6 Februari 2023

Jadi Ketua Asosiasi Kedokteran ASEAN, Ketua PB IDI Akan Dorong Kerja Sama Regional

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Moh Adib Khumaidi akan mendorong kerja sama regional setelah ditunjuk menjadi Ketua MASEAN

NEWS | 6 Februari 2023

Korban Tewas Gempa Turki Capai Lebih dari 1.200 Orang

Jumlah korban tewas akibat gempa Turki serta Suriah yang terjadi pada Senin (6/2/2023) diperkirakan lebih dari 1.200 orang.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Baru Gangguan Ginjal Akut, IDAI Instruksikan Stop Penggunaan Obat Sirop Praxion

IDAI menginstruksikan seluruh dokter anak untuk menghentikan sementara pemberian resep obat sirop Praxion menyusul kasus baru gangguan ginjal akut pada anak.

NEWS | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Bermagnitudo 7,5 Turki Kembali Diguncang Gempa Dahsyat

Bermagnitudo 7,5 Turki Kembali Diguncang Gempa Dahsyat

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE