Logo BeritaSatu

KPK Awasi Potensi Korupsi Penyaluran Bantuan Korban Bencana

Jumat, 2 Desember 2022 | 10:42 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FER

Jakarta, Beritasatu.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyoroti soal isu bantuan kemanusiaan untuk para korban bencana yang dikelola dengan tidak amanah. Isu itu pada akhirnya memicu terjadinya praktik korupsi dalam hal penyaluran bantuan kepada para korban bencana.

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron menerangkan soal bencana yang sempat terjadi di sejumlah daerah. Bantuan kemanusiaan pun telah banyak disalurkan kepada para korban. Hanya saja, dia menjelaskan, suatu musibah bisa memicu terjadinya korupsi, terbukti dari sejumlah kasus yang ditangani KPK.

Advertisement

"Aceh, Yogya, Mataram, kemudian di Banten itu semua kemudian sudah bencana, banyak orang membantu termasuk pemerintah, pemerintah daerah, termasuk swasta dan masyarakat. Tapi kemudian ternyata banyak pengelolanya yang tidak amanah, sehingga kemudian disalahgunakan untuk kepentingan dirinya,” ujar Ghufron saat jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (1/12/2022).

Ghufron menekankan pentingnya mencegah terjadinya praktik korupsi dalam penyaluran bantuan bencana. Langkah pencegahan dapat dilakukan dengan mengidentifikasi dampak atau korban bencana secara valid.

“Korbannya siapa, menderita apa saja, butuh bantuan apa saja. Itu yang kemudian setelah teridentifikasi baru kemudian dikelola bagaimana mencari atau mendatangkan bantuan dan bagaimana menyalurkannya,” tutur Ghufron.

Ghufron menyampaikan, KPK telah bekerja sama dengan Kementerian Sosial (Kemensos) untuk melakukan validasi atas data-data mengenai kebencanaan, mulai dari identitas para korban sampai kerugian dan kebutuhan mereka. "Baru kemudian KPK juga bekerja sama dengan pihak pengelola bantuan terhadap korban bencana," imbuhnya.

Diungkapkan Ghufron, untuk data mengenai sumber-sumber bantuan bencana umumnya dikelola Kemensos. Hanya saja, dia mengatakan soal adanya pihak-pihak lainnya yang menyalurkan bantuan kepada korban bencana secara sendiri-sendiri. Mengenai hal ini, dia menekankan pentingnya koordinasi antarpihak terkait mengenai penyaluran bantuan bencana.

“Jangan sampai kemudian bantuan-bantuan sosial baik karena Covid, karena bencana, dan lain-lain menimbulkan ketidakadilan, sehingga bisa menimbulkan ternyata dihadang, kemudian dihambat karena merasa dirinya dilewati, juga merasa korban, tapi tidak diberi malah menjangkau yang lain,” ungkap Ghufron.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Keras, Getaran Gempa Turki Terasa Hingga Greenland!

Getaran gempa berkekuatan 7,8 magnitudo di Turki, Senin (6/2/2023) dirasakan hingga Greenland, Denmark.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus Gagal Ginjal Akut, Heru Budi: Kami Serius Tangani

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengaku telah menginstruksikan Dinkes DKI untuk menelusuri kemunculan kembali kasus gagal ginjal akut.

NEWS | 6 Februari 2023

Bermagnitudo 7,5, Turki Kembali Diguncang Gempa Dahsyat

Gempa yang berkekuatan 7,5 magnitudo kembali mengguncang wilayah Turki tenggara Senin (6/2/2023) sore waktu setempat.

NEWS | 6 Februari 2023

Status Tersangka Hasya Dicabut, Pengacara: Keluarga Lebih Tenang

Keluarga Hasya Athallah Saputera merasa lega karena status tersangka Hasya telah dicabut oleh Polda Metro Jaya.

NEWS | 6 Februari 2023

Miris, Bocah 12 Tahun Dipukuli, Disiram Air Panas, dan Ditelantarkan Ibu

Raya Aurel Rahma Visca, bocah perempuan berusia 12 tahun diduga jadi korban penganiayaan ibunya dan ditemukan terlantar di Pancoran Mas, Depok. 

NEWS | 6 Februari 2023

Polda Metro Jaya Cabut Status Tersangka Hasya Mahasiswa UI

Polda Metro Jaya mencabut status tersangka Hasya Athallah Saputra, mahasiswa UI yang tewas ditabrak mobil Pajero pensiunan polisi AKBP (Purn) Eko Setio BW.

NEWS | 6 Februari 2023

Soal Gugatan Uni Eropa ke WTO, Bahlil: Kita Lawan!

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa Indonesia akan melawan terkait gugatan yang diajukan oleh sejumlah negara Uni Eropa ke WTO.

NEWS | 6 Februari 2023

Kasus KSP Indosurya, Bareskrim Polri Telusuri Tindak Pidana Lain

Bareskrim Polri tengah menyelidiki dugaan tindak pidana lain terkait kasus penipuan investasi dana nasabah Koperasi Simpan Pinjam atau KSP Indosurya. 

NEWS | 6 Februari 2023

Tukang Becak Bobol Rekening BCA Divonis 10 Bulan Penjara

Setu, tukang becak bobol rekening BCA divonis 10 bulan penjara. Sementara, Thoha, otak pembobolan rekening  senilai Rp 320 juta itu dihukum 3,5 tahun.

NEWS | 6 Februari 2023

Jadi Ketua Asosiasi Kedokteran ASEAN, Ketua PB IDI Akan Dorong Kerja Sama Regional

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Moh Adib Khumaidi akan mendorong kerja sama regional setelah ditunjuk menjadi Ketua MASEAN

NEWS | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kasus Gagal Ginjal Akut, Heru Budi: Kami Serius Tangani

Kasus Gagal Ginjal Akut, Heru Budi: Kami Serius Tangani

NEWS | 12 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE