Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Paspampres Perkosa Prajurit Wanita, Ini Kata Yudo Margono

Jumat, 2 Desember 2022 | 18:37 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / YUD
Laksamana TNI Yudo Margono saat mengikuti fit and proper test menjadi Panglima TNI di Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, di Jakarta, Jumat, 2 Desember 2022.

Jakarta, Beritasatu.com- Laksamana Yudo Margono angkat bicara soal kasus dugaan perkosaan oleh perwira Paspampres terhadap seorang prajurit wanita. Dia menegaskan, dirinya akan mengecek terlebih dahulu penanganan kasus dimaksud.

Hal itu disampaikan Yudo usai menjalani fit and proper test calon Panglima TNI oleh Komisi I DPR di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (2/12/2022). Sebagai informasi, Komisi I DPR telah menyetujui Yudo Margono sebagai Panglima TNI, menggantikan Jenderal Andika Perkasa.

"Saya belum tahu itu, nanti kita akan cek," kata Yudo saat menjumpai awak media.

Yudo menerangkan, dalam TNI memiliki Pusat Polisi Militer (Puspom) baik di Angkatan Darat (AD), Angkatan Udara (AU), maupun Angkatan Laut (AL). Untuk itu, dia menyampaikan proses hukum terkait kasus ini pasti bakal dilakukan jika memang ditemukan unsur pidana.

"Jadi pasti kalau sifatnya pidana, pasti akan dilaksanakan proses hukum di POM masing-masing," tutur Yudo.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa membenarkan perwira Paspampres berinisial Mayor Infanteri BF diduga memerkosa prajurit wanita Divisi Infanteri 3/Kostrad Letnan Dua Caj (K) GER.

"Oh sudah, sudah diproses hukum langsung," kata Jenderal Andika kepada wartawan seusai melepas Satuan Tugas Maritime Task Force TNI Konga XXVIII-N/UNIFIL di Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis (1/12/2022).

Berdasarkan informasi yang diterima, peristiwa dugaan pemerkosaan yang melibatkan perwira Paspampres tersebut terjadi di Bali pada pertengahan November 2022.

Saat ini, lanjut Panglima TNI, Mayor BF, perwira Paspampres itu, telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan oleh Detasemen Polisi Militer TNI. Sebelumnya, tersangka BF telah menjalani penyidikan di Makassar, Sulawesi Selatan.

Penyidikan dilakukan di Makassar karena korban pemerkosaan merupakan prajurit yang bertugas di Divisi Infanteri 3/Kostrad yang markasnya berada di Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI