Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

IDI: Tetap Waspada, Cegah Kelonjakan Kasus Covid-19 Jelang Nataru

Sabtu, 3 Desember 2022 | 17:17 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAH
Ilustrasi Covid-19.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Dr Moh Adib Khumaidi, Sp.OT mengingatkan masyarakat Indonesia agar tetap waspada untuk mencegah dan mengantisipasi kelonjakan kasus Covid-19 menjelang liburan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

"Ya artinya kita tetap aware, kita tetap waspada. jangan lupa tentang masalah menjaga kesehatan," ujar Adib di sela-sela acara pembukaan MEdical ASEAN (MASEAN) di Ruang Sumba C, Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, Sabtu (3/12/2022).

Menurut Adib, salah bentuk kewaspadaan tersebut adalah menerapkan protokol kesehatan secara disiplin terutama memakai masker. Termasuk, kata dia, jika terdapat gejala atau keluhan terkena Covid-19, maka segera melakukan pemeriksaan dan berobat ke fasilitas kesehatan.

"Itu adalah salah satu upaya untuk kita mewaspadai secara dini sehingga kalau ada kondisi-kondisi yang kurang baik atau kondisi yang ada keluhan-keluhan, segera berobat atau paling tidak istirahat," imbuh Adib.

Diketahui, belakangan ini, kasus baru positif Covid-19 di Indonesia makin melonjak. Berdasarkan data Jumat (2/12/2022), terdapat penambahan 4.179 kasus baru Covid-19 sehingga total kasusnya sejak Maret 2020 menjadi 6.674.000 kasus positif Covid-19.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Covid-19 bertambah 6.001 orang sehingga menjadi sebanyak 6.458.238 orang. Lalu, yang meninggal jumlah yang meninggal akibat Covid-19 di Indonesia bertambah 37 orang sehingga menjadi sebanyak 159.921 orang.

Lalu, data menunjukkan juga, angka positivity rate harian sebesar 11,66 persen dan positivity rate mingguan 20-26 November 2022 sebesar 20,86 persen.

Data Covid-19 pada Jumat kemarin juga memperlihatkan bahwa DKI Jakarta menempati posisi dengan penambahan kasus konfirmasi paling banyak, yaitu 1.644 kasus. Kemudian Jawa Barat dengan 968 kasus, Banten 484, Jawa Timur 282 kasus, dan Jawa Tengah 193 kasus.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI