Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Ini Dua Harapan Moeldoko bagi Panglima TNI Yudo Margono

Sabtu, 3 Desember 2022 | 19:57 WIB
Oleh : Sella Rizky, Cindy Layan / YUD
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bersama anak penyandang disabilitas usai nonton bareng Film Tegar di Jakarta, Sabtu 3 Desember 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Panglima TNI 2013-2015, Jenderal TNI Purnawirawan Moeldoko berharap Panglima TNI Yudo Margono dapat meningkatkan aspek pembinaan dan penggunaan kekuatan TNI dari dua sisi yakni profesionalitas dan kesejahteraan.

"Ya harapannya tetap ya saya mantan panglima harus juga menginginkan bahwa seluruh aspek pembinaan kekuatan dan penggunaan kekuatan di TNI ditingkatkan dari waktu ke waktu," ucap Moeldoko saat konferensi pers Film Tegar di Epicentrum XXI, Kuningan, Jakarta, Sabtu (03/12/2022).

Kepala Staf Kepresidenan itu juga menyampaikan ada dua tugas penting yang harus dijalankan calon Panglima TNI baru Laksamana Yudo Margono.

"Satu menjaga kesiapan tempur prajuritnya. Yang kedua menjaga kesejahteraan. Dua itu pastinya harus dijalankan dengan baik", tambah Moeldoko.

Dua tugas tersebut, sejalan dengan komitmen Laksamana Yudo Margono yang disampaikannya usai menjalani uji kelayakan dan kepatutan dengan Komisi I DPR RI pada Jumat (02/12/2022).

"Kita komitmen, pasti saya yakin semuanya berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit," ungkap Yudo kepada awak media.

Yudo menerangkan, TNI nantinya akan mengevaluasi soal uang operasional dan hak-hak prajurit, lalu memerhatikan anggaran yang tersedia. Dia menekankan, peningkatan kesejahteraan prajurit tidak bisa langsung ditingkatkan seluruhnya.

Komisi I DPR RI telah menyetujui Laksamana Yudo Margono menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Andika Perkasa yang memasuki masa pensiun pada bulan ini. Setelah fit and proper test, beberapa perwakilan fraksi Komisi I menyambangi rumah dinas Yudo Margono untuk melakukan verifikasi faktual.

Hasil dari fit and proper test nanti akan di-paripurnakan dan dikirim ke Istana untuk menjawab surat presiden (supres).

"Nanti hasilnya fit and proper test dilaporkan kembali ke pimpinan DPR dan diproses lagi di bamus lagi atau di-paripurna-kan. Setelah paripurna menjadi kesepakatan dari DPR dan itu akan dikirim ke istana melalui ketua DPR," jelas Dave Akbarshah Fikarno, Anggota Komisi I DPR RI saat ditemui jurnalis BTVpada Kamis (01/12/2022).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI