Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Update Gempa Cianjur: Jumlah Rumah Rusak 35.601 Unit

Sabtu, 3 Desember 2022 | 22:33 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD
Sejumlah petugas kepolisian mencari korban tertimbun longsor akibat gempa di Cijendil, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa, 22 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Daerah (Sekda) Cianjur, Cecep Alamsyah mengungkapkan hingga hari ini Sabtu (3/12/2022) total jumlah rumah yang rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, mencapai 35.601 unit. Jumlah tersebut bertambah dari data rumah rusak sehari sebelumnya, Jumat (2/12/2022) sebanyak 29.989 unit.

Kerusakan rumah tersebut dikategorikan menjadi rumah rusak berat, rumah rusak sedang, dan rumah rusak ringan.

"Kerugian materiil jumlah rumah rusak tervalidasi sementara pada Sabtu ini pukul 15.00 WIB adalah 35.601 unit," kata Cecep dalam konferensi pers update gempa bumi di Cianjur secara virtual, Sabtu (3/12/2022).

Cecep memerinci, rumah rusak berat yang sudah tervalidasi mencapai 7.817 unit. Sedangkan rumah rusak sedang 10.589 unit dan rumah rusak ringan 17.195 unit.

Selain rumah, ada pula beberapa infrastruktur publik lainnya yang rusak.

"Infrastruktur yang rusak itu sarana pendidikan 518 unit, itu yang sudah diverifikasi. Tempat ibadah 269 buah, fasilitas kesehatan 14 buah, dan gedung kantor 17 gedung," ucap Cecep.

Adapun jumlah kecamatan yang terdampak gempa hingga saat ini berjumlah 16 kecamatan dan 169 desa. Korban meninggal bertambah 3 orang menjadi 334 jiwa.

"Hasil pencarian pada hari ini, Sabtu 3 Desember 2022, ditemukan 3 jenazah. Dua jenazah ditemukan di Cijedil dan satu lainnya ditemukan di Warung Sate Shinta. Korban hilang atau masih dalam pencarian 8 jiwa," urai Cecep.

Jumlah korban gempa yang mengalami luka berat mencapai 593 orang. Adapun jumlah korban luka berat yang masih dirawat di RS seluruh Cianjur mencapai 49 orang.

Berdasarkan validasi data sementara pukul 15.00 WIB, terdapat 494 titik pengungsian, dengan rincian 375 titik pengungsian tersebut dan 119 titik pengungsian mandiri.

Jumlah pengungsi saat ini mencapai 114.683 jiwa yang berasal dari 41.166 KK.

"Pengungsi 114.683 jiwa, yakni pengungsi laki-laki 54.781 jiwa, perempuan 59.902 jiwa, penyandang disabilitas 147 jiwa, ibu hamil 1.640 jiwa, dan lansia 7.453 jiwa," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI