Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Gara-gara Warisan, Anak Kesayangan Tega Bunuh Ayah Sendiri

Minggu, 4 Desember 2022 | 10:38 WIB
Oleh : Chandra Kurnia / FMB
Ilustrasi.

Indramayu, Beritasatu.com - Petugas Kepolisian Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu, menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan ayah kandung oleh anaknya sendiri di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

Petugas kepolisian menghadirkan pelaku yang bernama Murtado. Dari hasil oleh TKP diketahui motif dari pembunuhan ini gara-gara warisan keluarga.

Tangis histeris keluar dari saudara kandung pelaku, saat Murtado datang ke TKP pembunuhan. Keluarga tidak menyangka, Murtado tega menghabisi nyawa ayah kandungnya sendiri, padahal ia paling disayang oleh ayahnya.

Ismail, salah satu saudara kandung pelaku tak menyangka atas perbuatan yang dilakukannya, padahal Murtado dinilai sebagai orang yang alim dan baik dengan semua orang.

"Saya kagetlah, dia alim, baik sama saya, sama orang-orang, tapi kok tega membunuh ayah kandung sendiri, padahal dia yang disayang sama orang tuanya." Ungkap Ismail.

Lanjut Ismail, Murtado sempat akan disekolahkan hingga jenjang kuliah oleh ayahnya, dibandingkan dengan saudaranya yang lain.

"Dia disekolahkan tinggi sampai D3 mau S1, kalau kakaknya ga ada yang disekolahkan tinggi," ungkapnya.

Selain paling disayang oleh ayahnya, lanjut Ismail, jika ada masalah dengan tetangganya atau temannya, sang ayah selalu membelanya, bahkan tidak jarang sang ayah selalu mengalah terhadap Murtado.

"Dia kalau ada masalah dengan tetangga, bapak selalu nutupin, selalu mengalah bapak tuh kalau sama dia," katanya.

Sementara, menurut Kapolres Indramayu, AKBP Lukman Syarif, motif dari pembunuhan ini gara-gara warisan keluarga.

"Motifnya itu warisan, jadi ada 6 bersaudara, pelaku ini karena ada satu hal dalam warisan itu, si pelaku membunuh ayah kandungnya," jelasnya.

Tambah Lukman, selain ayah kandungnya, Murtado sudah merencanakan akan membunuh kakaknya sendiri.

"Selain ayah kandungnya, kakak dari pelaku ini berencana akan dihabisi juga, namun keburu ketahuan oleh kakak yang lainnya." Tambahnya.

Sementara, dari hasil autopsi, lanjut Lukman, korban mengalami luka akibat pukulan benda keras dan golok.

"Dari hasil forensik, korban mengalami pukulan benda keras dan juga hantaman golok sebanyak 3 kali," tuturnya.

Akibat dari perbuatannya, saat ini pelaku harus mendekam di balik jeruji besi Mapolres Indramayu. Pelaku dijerat Pasal 338 junto 340 dengan ancaman hukum seumur hidup.

Diketahui, sebelumnya kasus pembunuhan seorang ayah oleh anak kandungnya sendiri terungkap, saat pelaku dilaporkan oleh kakak kandungnya atas perbuatan penganiayaan. Tidak lama setelah ditangkap oleh petugas Satreskrim Polres Indramayu, Murtado mengungkapkan perilaku keji tersebut kepada pihak kepolisian. Polisi pun langsung mendatangi rumah pelaku dan ditemukannya korban yang dikubur di pekarangan rumah pelaku.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI