Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Harga Telur Naik, Telur Pecah Diburu Pembeli di Medan

Minggu, 4 Desember 2022 | 11:03 WIB
Oleh : Panji Satrio / FMB
Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan, Sumatera Utara melambung tinggi.

Medan, Beritasatu.com - Harga telur ayam ras di sejumlah pasar tradisional di Kota Medan, Sumatera Utara melambung tinggi. Harga telur ayam sebelumnya berkisar Rp 48.000 per papan kini menjadi Rp 54.000 per papan. Kenaikan harga ini membuat warga resah dan terpaksa membeli telur pecah yang harganya relatif murah.

Seperti di Pasar Tradisional Medan Deli, di Kecamatan Medan Barat, Kota Medan, harga telur ayam ras kini dibanderol dengan harga Rp 1.700 sampai dengan Rp 1.800 per butir atau berkisar Rp 54.000 per papan. Tiga pekan lalu sebelumnya harga telur di pasar tradisional ini masih kisaran Rp 1.600 per butirnya atau Rp 48.000 per papannya.

Menurut Anto, pedagang telur mengatakan, kenaikan harga telur ayam ras ini sudah terjadi sejak awal November 2022 hingga awal bulan Desember 2022. Harga pakan ayam ternak yang mahal dan pasokan telur yang terbatas diduga pemicu mahalnya harga telur. Anto juga mengaku naiknya harga telur yang melambung tinggi mengakibatkan omzet penjulannya turun hingga 50%.

"Karena harganya naik, daya beli masyarakat pun jadi berkurang, orang yang biasanya beli satu papan 30 butir kini jadi 10 butir, berkurang drastis dari hari-hari biasanya." Kata Anto, Sabtu (03/12/2022) sore.

Sementara itu, dampak mahalnya harga telur ayam ras membuat warga dan pedagang kecil di Kota Medan kebingungan. Warga terpaksa memilih membeli telur yang sudah retak atau pecah. Pasalnya telur retak atau pecah dijual dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga telur yang masih utuh.

Di pasar tradisional ini, telur retak atau pecah kini dijual dengan harga Rp 1.500 per butir, dibandingkan dengan harga telur yang masih utuh atau tidak retak di pasaran Rp 1.800 per butirnya.

Arifin, Warga Medan yang sehari-harinya berjualan mie kaki lima menyebut, dirinya terpaksa membeli telur retak atau pecah dikarenakan harga telur yang mahal. Ia juga mengaku sebagai pedagang kecil tidak bisa menaikan harga dagangannya dikarenakan telur yang melambung tinggi, dirinya takut dagangannya tidak laku terjual.

"Harapan kita kepada pemerintah segera menstabilkan harga telur di pasaran dan memepehatikan para pedagang kecil." Ujar Arifin.

Kenaikan harga telur ini diperkirakan akan terus naik secara signifikan hingga akhir tahun 2022 nanti, hal ini dikarenakan stok telur di pasaran atau di distributor sulit didapat.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI