Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Kasal Baru Harus Memiliki Kemampuan Diplomasi Tingkat Tinggi

Minggu, 4 Desember 2022 | 20:28 WIB
Oleh : Asni Ovier / AO
Laksamana TNI Yudo Margono saat mengikuti fit and proper test menjadi Panglima TNI di Komisi I DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, di Jakarta, Jumat, 2 Desember 2022.

Jakarta, Beritasatu.com – Calon Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) pengganti Laksamana Yudo Margono harus sosok yang memiliki kemampuan diplomasi tingkat tinggi. Kemampuan diplomasi itu diperlukan untuk bisa mengatasi persoalan perbatasan laut dengan negara-negara tetangga.

“Jelas sekali bahwa pemerintah RI saat ini masih menghadapi berbagai persoalan terkait perbatasan laut dengan negara-negara tetangga,” ujar dosen Program Studi Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran, Teuku Rezasyah, Minggu (4/12/2022).

Seperti diketahui, Komisi I DPR sudah menyetujui pilihan Presiden Jokowi menunjuk Laksamana Yudo Margono sebagai Panglima TNI yang baru. Terkait itu, DPR akan menggelar rapat raripurna pada Selasa (6/12/2022). Banyak pengamat berpendapat pentingnya sosok calon Kasal penggantinya yang paling tepat.

Menurut Teuku Rezasyah, dari sekian banyak calon, maka penting masyarakat mengetahui rekam jejak calon Kasal yang diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang menjadi prioritas.

Disebutkan, klaim di Laut Natuna Utara seringkali menyita perhatian banyak elemen masyarakat. Beberapa kali terjadi benturan antara kapal perang TNI AL dengan kapal-kapal Tiongkok dan Vietnam.

Laksamana Madya Amarulla Octavian.

Belum lagi persoalan dengan Malaysia atas perairan Ambalat. Menurutnya, beberapa kali juga kapal-kapal perang TNI AL bersinggungan dengan kapal-kapal Malaysia. Senggolan antara kapal TNI AL dengan Malaysia tidak saja terjadi di Ambalat, tetapi juga di Laut Natuna dan Selat Malaka.

“Yang paling baru adalah klaim Australia atas Pulau Pasir. Beberapa pengamat menilai kasus Pulau Pasir seperti Pulau Sipadan dan Pulau Ligitan, yang bisa saja dibutuhkan perundingan berjilid-jilid,” ujarnya.

Persoalan-persoalan tersebut, kata Teuku Rezasyah, selalu menggugah rasa nasionalisme dan patriotisme seluruh masyarakat Indonesia. Pekerjaan rumah ini yang harus diselesaikan Kasal yang baru.

“Kita semua tak sabar menunggu gebrakan Kasal yang baru berdiplomasi dengan Tiongkok, Vietnam, Malaysia, dan Australia. Diplomasi tingkat tinggi seperti yang kita butuhkan harus dimiliki oleh sosok Kasal yang baru,” ujarnya.

Dari beberapa jenderal bintang tiga di lingkungan TNI AL, menurut Teuku Rezasyah saat ini ada nama yang cukup mencuat untuk dicalonkan menjadi Kasal yang baru, yaitu Laksdya Amarulla Octavian.

Dikenal sebagai perwira yang sering menempuh pendidikan di luar negeri, ujarnya, tentu Laksdya Octavian memiliki kemampuan bahasa internasional yang cukup baik. Bersekolah di luar negeri memiliki credit point tersendiri karena dipilih dari sekian perwira yang mengikuti seleksi dengan ketat.

“Prestasinya beberapa kali sekolah di Amerika Serikat, Australia, dan Prancis mendapat pujian dengan nilai-nilai yang bagus. Kemampuannya berdiplomasi juga terasah dengan penampilan sebagai pembicara di konferensi internasional, seminar internasional, workshop internasional, dan banyak forum akademik lainnya,” kata dia.

Menurut Teuku Rezasyah, Laksdya Octavian juga memiliki kemampuan yang memadai saat menjawab berbagai pertanyaan dan debat argumentasi dengan para profesor dalam dan luar negeri, terutama dalam bahasa Inggris. Kemampuan ini yang dibutuhkan untuk bisa berdiplomasi tingkat tinggi dengan negara lain.

“Laksdya Amarulla Octavian juga dikenal oleh para profesor di dalam dan luar negeri berkat kepandaiannya menuangkan gagasan serta ide baru dengan menulis artikel ilmiah di jurnal-jurnal internasional. Dia juga banyak menulis buku, termasuk buku-buku berbahasa Inggris, Prancis, Jerman, Mandarin, dan Arab,” tuturnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI