Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Bahlil Lahadalia: Stabilitas Politik Jadi Kunci Keberhasilan Investasi 2023

Minggu, 4 Desember 2022 | 23:00 WIB
Oleh : Arnoldus Kristianus / JAS
Menteri Investasi dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia menekankan langkah pemerintah untuk mencapai target investasi sebesar Rp 1.400 triliun hanya bisa terjadi bila terjadi stabilitas politik dan ekonomi.

Hal ini berkaca pada realisasi investasi pada kuartal III 2022 mencapai Rp 307,8 triliun yang terbagi dalam Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 138,9 triliun (45,1%) dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 168,9 triliun (54,9%).

Untuk PMDN terjadi kontraksi 0,05% jika dibandingkan kuartal sebelumnya, sedangkan jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya terjadi kenaikan 22,5%. Untuk PMA terjadi pertumbuhan 3,5% dari kuartal sebelumnya dan tumbuh pesat hingga 63,6% dari posisi yang sama tahun 2021.

"PMA tumbuh pesat, kenapa mereka masih ingin investasi ke Indonesia karena dalam pandangan mereka Indonesia sebagai negara tujuan menjanjikan. Karena kita dianggap mempunyai stabilitas yang baik," ucap Bahlil di Jakarta, Minggu(4/12/2022).

Bahlil Lahadalia menuturkan sampai hari ini tidak ada satu orang yang dapat meramalkan tentang ekonomi global ke depan. Saat ini sudah 16 negara antre menjadi pasien lembaga dana moneter internasional (International Monetary Fund /IMF). Namun masih banyak negara yang antre jadi pasien IMF yang terdiri dari negara maju dan negara berkembang.

"Jadi fundamental ekonomi global akan menjadi pertaruhan. Ini enggak main-main. Kalau ada orang mengatakan jangan menakut-nakuti orang, eh bos ini bukan menakut-nakuti tetapi ini fakta yang diperoleh," kata Bahlil.

Dia menuturkan keberhasilan pemerintah mendorong perekonomian di tengah kondisi pandemi Covid-19 tidak terlepas dari kepemimpinan Presiden Joko Widodo. Sebab kabinet tidak bisa bekerja optimal bila tidak memiliki visi dan arah yang jelas.

"Itu leadership kepala negara, kasus pandemi Covid dan ekonomi pasca pandemi itu adalah pertarungan leadership dari seluruh kepala dunia. Tanpa bermaksud mengatakan berlebihan bahwa Pak Jokowi yang terbaik tetapi faktanya bisa menyelesaikan Covid-19, bisa memulihkan ekonomi dari pandemi, bisa menyelesaikan G-20 untuk pertumbuhan ekonomi yang stabil," kata Bahlil.

Meskipun terjadi gejolak perekonomian global, Bahlil tetap optimistis perekonomian Indonesia bisa berjalan optimal. Hal ini bisa terjadi bila pemerintah mampu mengelola perekonomian dengan baik. Apalagi pasca-Indonesia menjadi Presidensi G-20 di tahun 2022 ini kepercayaan internasional ke Indonesia semakin meningkat.

"Memang di tengah ekonomi global ada secercah harapan untuk Indonesia. Kalau kita bisa mengelola baik akan kita keluar dari lubang jarum. Di saat bersamaan trust dari global ke Indonesia paska G20 ini bagus sekali," ucap Bahlil.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI