Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Ricky Rizal Mengaku Kaget Saat Sambo Klaim Brigadir J Lecehkan Putri

Senin, 5 Desember 2022 | 12:35 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS
Terdakwa Ricky Rizal  saat akan mengikuti sidang kasus pembunuhan Brigadir Joshua di PN Jakarta Selatan, Rabu 2 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Ricky Rizal atau Bripka RR mengaku sempat kaget saat Putri Candrawathi disebut dilecehkan oleh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Dugaan pelecehan terhadap Putri oleh Brigadir J sempat disampaikan Ferdy Sambo kepada Ricky Rizal.

Hal itu disampaikan Ricky saat menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir J di Pengadilan Negeri (PN Jaksel), Senin (5/12/2022). Duduk sebagai terdakwa dalam sidang kali ini, yakni Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E dan Kuat Ma'ruf.

Ricky Rizal diketahui juga merupakan terdakwa dalam kasus ini. Hanya saja, di sidang kali ini dia hadir sebagai saksi.

Mulanya Ricky menerangkan saat dirinya dipanggil oleh Ferdy Sambo untuk menemuinya di lantai tiga rumah di Jalan Saguling. Saat itu, Sambo menerangkan kepada Ricky soal Brigadir J yang melecehkan Putri di Magelang.

"Saya kaget Yang Mulia, 'dilecehkan?. Kapan kejadiannya?'," kata Ricky dalam persidangan.

Sambo kemudian menanyakan kepada Ricky Rizal soal kesediaannya untuk menembak Brigadir J. Ricky menolak permintaan Sambo itu karena mengaku mentalnya tidak kuat.

Eks Kadiv Propam Polri itu diketahui sempat menangis saat momen tersebut. Sambo kemudian memerintahkan Ricky untuk memanggil Bharada E. Saat mencari Bharada E, Ricky mengaku terus bertanya-tanya soal kabar pelecehan yang disampaikan Sambo.

"Apa iya, antara percaya tidak percaya Yang Mulia waktu itu, masa iya sih Yosua tega sekali sama Ibu (Putri) kalau sampai seperti itu," ungkap Ricky.

Diketahui, Bharada E, Kuat, dan Ricky didakwa melakukan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J. Selain ketiganya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi didakwa ikut terlibat dalam pembunuhan tersebut. Mereka didakwa melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP.

Bharada E disebut jaksa sebagai sosok yang menembak Brigadir J. “’Woy! Kau tembak! Kau tembak cepat! Cepat woy kau tembak!’,” ungkap JPU soal perintah Ferdy Sambo ke Bharada E.

Bharada E lalu menembak memakai Glock 17 sebanyak tiga atau empat kali ke Brigadir J yang membuatnya terjatuh dan bersimbah darah. Tak lupa, Sambo menembak sebanyak satu kali ke kepala Brigadir J untuk memastikan sudah tewas.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI