Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Ricky Rizal Jelaskan Kronologi Penembakan Brigadir J

Senin, 5 Desember 2022 | 19:18 WIB
Oleh : Gabriella Putrinda / BW
Terdakwa Ricky Rizal saat sidang kasus pembunuhan Brigadir Yosua dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi di PN Jakarta Selatan, Rabu, 9 November 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ricky Rizal, menjelaskan kronologi penembakan Brigadir J berdasarkan sudut pandangnya. Ricky Rizal menjelaskan kronologi itu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022).

"Om Kuat keluar, 'Om-om, dipanggil Bapak (Ferdy Sambo). Om Ricky sama Om Yosua dipanggil Bapak'," ucap Ricky Rizal meniru Kuat Ma’ruf ketika menyampaikan kesaksiannya.

Setelah mendengar pesan dari Kuat Ma’ruf, Ricky menghampiri Brigadir J dan mengajak Brigadir J untuk masuk ke rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga.

Ricky Rizal mengatakan, Brigadir J yang masuk ke kediaman terlebih dahulu, disusul dengan Kuat Ma’ruf, lalu dia paling belakang.

"Cuma agak terjeda karena saya sempat berhenti di depan mobil Innova hitam, terus saat masuk itu, saya jalan masuk itu, Yosua sudah di, si Pak Ferdy Sambo ada di sebelah kiri, si Richard ada di sebelah kanannya, terus Om Kuat ada di belakangnya Pak Ferdy Sambo, agak berjarak," kata Ricky Rizal.

Kemudian, Ricky Rizal melanjutkan, dia mendengar Brigadir J bertanya "Ada apa?". Selanjutnya, dibalas dengan seruan Ferdy Sambo memerintahkan Brigadir J untuk jongkok.

"Si Richard langsung ngeluarin senjata, Yang Mulia, begitu si Yosua mundur karena 'kan nggak mau jongkok, jadi mundur. Si Richard lepasin tembakan," tuturnya.

Mendengar suara tembakan, Ricky Rizal mengaku kaget. Tembakan terus berlangsung hingga Brigadir J terjatuh. Setelah penembakan, Ricky Rizal beranjak ke dapur karena mendengar suara Romer yang saat itu merupakan ajudan Ferdy Sambo.

Akan tetapi, setelah tiba di dapur, dia tidak bertemu dengan siapa pun.

"Terus, saya lihat ke tengah lagi, Pak Ferdy Sambo lagi nembakin dinding. Setelah itu, saya hanya nunggu di dekat dapur. 'Kan sempat takut, Yang Mulia. Kok bisa ada peristiwa seperti ini," ucap Ricky Rizal.

Dalam persidangan hari ini, Ricky Rizal bersaksi untuk terdakwa Kuat Ma’ruf dan Richard Eliezer atau Bharada E. Para terdakwa didakwa oleh jaksa penuntut umum (JPU) dengan dakwaan primer melanggar ketentuan Pasal 340 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP, serta dakwaan subsider Pasal 338 KUHP jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI