Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Ricky Tak Dengar Ferdy Sambo Perintahkan Tembak Brigadir J, Bharada E: Terserah

Senin, 5 Desember 2022 | 19:43 WIB
Oleh : Maria Gabrielle / BW
Terdakwa pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Richard Eliezer (kiri), bersama kuasa hukumnya saat menjalani sidang lanjutan kasusnya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin 5 Desember 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Bharada E atau Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu menyatakan terserah saat merespons kesaksian Ricky Rizal yang menyatakan tidak dengar perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Bharada E mengungkapkan hal ini ketika diberi kesempatan oleh majelis hakim untuk memberikan tanggapan atas kesaksian Ricky Rizal di persidangan. Ricky Rizak bersaksi dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022).

"Tentang Duren Tiga, penembakan. Bang Ricky tadi menjelaskan tidak mendengarkan dan dalam jarak sedekat itu mungkin Bang Ricky mendengarkan. Tetapi mungkin tidak mau bicara, tetapi terserah juga sama Bang Ricky," ujar Bharada E.

Sebelumnya dalam persidangan, Ricky Rizal mengaku tidak mendengar perintah Ferdy Sambo untuk menembak Brigadir J. Awalnya, jaksa penuntut umum (JPU) menanyakan tentang luas ruangan tempat Brigadir J dihabisi di rumah dinas Kompleks Polri, Jalan Duren Tiga.

Ricky Rizal memperkirakan luasnya sekitar tujuh hingga delapan meter. Hanya saja, JPU menyatakan bahwa ruangan itu sempit.

"Masa kau tidak mendengar kata-kata, selain 'woy tembak!' Cuman saudara hanya mendengar 'jongkok?'," kata JPU.

"Siap, yang saya dengar begitu 'jongkok-jongkok'," ungkap Ricky Rizal.

JPU kemudian menanyakan perihal Ferdy Sambo memegang senjata atau tidak. Ricky Rizal mengaku melihatnya ketika peristiwa penembakan terjadi.

Namun, dia tidak tahu-menahu jenis senjata yang dibawa Ferdy Sambo. JPU kembali mencecar soal melihat atau tidaknya Ricky Rizal peristiwa penembakan. Dia mengaku turut melihatnya.

"Mendengar (penembakan)?" tanya JPU yang dibenarkan oleh Ricky.

"Masa kata-kata 'tembak-tembak' kau tidak dengar?" tanya JPU.

"Tidak ada," jawab Ricky.

"Benar tidak ada atau tidak dengar?" cecar JPU.

"Tidak dengar," jawab Ricky.

Sementara itu, dalam kesaksian beberapa waktu lalu Bharada E sempat menyebut ada perintah 'woy tembak' dari Ferdy Sambo kepadanya untuk menghabisi Brigadir J. Hanya saja, Ricky mengaku tidak mendengarnya.

"Siap saya tidak mendengarkan kata itu," tutur Ricky.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI