Logo BeritaSatu

DPR Sahkan RUU KUHP Saat Fraksi PKS Interupsi

Selasa, 6 Desember 2022 | 11:08 WIB
Oleh : Stefani Wijaya / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - DPR mengesahkan Rancangan Undang-Undang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RUU KUHP) menjadi UU dalam rapat paripurna, Selasa (6/12/2022).

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta persetujuan kepada seluruh peserta rapat paripurna untuk mengesahkan RUU KUHP.

Advertisement

Sebelum Dasco meminta persetujuan anggota DPR yang hadir, salah satu anggota Fraksi PKS melakukan interupsi untuk memberikan catatan terkait RUU KUHP. Namun, saat anggota Fraksi PKS itu menyampaikan interupsi, Dasco langsung memotong.

"Kami akan menanyakan, apakah RUU KUHP dapat disetujui menjadi Undang-Undang?" tanya Dasco.

"Setuju," ungkap peserta rapat.

Ketua Komisi III DPR Bambang Wuryanto mengungkapkan, pengaturan dalam KUHP yang berlaku sebelumnya sudah tidak relevan. Untu itu perlu adanya pembaharuan hukum pidana Indonesia.

"RUU KUHP ini dengan sasaran menjamin kepastian hukum. Menciptakan kemanfaatan dan keadilan terhadap terpidana. Memperkuat penegakan dan supremasi hukum di Indonesia," kata Bambang di Gedung DPR.

Dikatakan Bambang, DPR dan pemerintah sudah berupaya mendengar masukan dari akademisi dan praktisi hukum. Ia berharap RUU KUHP mendapatkan persetujuan bersama karena sangat dibutuhkan masyarakat.

Sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly menegaskan RUU KUHP telah mengakomodasi aspirasi masyarakat. Menurut Yasonna, semua aspirasi masyarakat diterima dan ditindaklanjuti dengan mengevaluasi sejumlah pasal yang dianggap kontroversial.

"Kita sudah berkali-kali baik dengan LBH, baik dengan Dewan Pers, baik dengan kampus, dengan seluruh. Presiden kan sudah menginstruksikan tidak hanya mengintruksikan kepada kami, tetapi ke beberapa lembaga, Kemenkominfo, Polri, TNI dan BIN, kita sosialisasi ke beberapa daerah, kita tampung semua kok," ujar Yasonna di Gedung Nusantara II DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/12/2022).

Yasonna mengatakan wajar jika ada perbedaan dalam proses pembahasan RUU KUHP. Diakui Yasonna, RUU KUHP yang bakal disahkan tidak mungkin akan memuaskan semua pihak.

"Perbedaan pendapat ya itu biasa dalam demokrasi tetapi tidak harus membajak sesuatu untuk membatalkan karena ini sudah lebih 63 tahun, ini sudah mulai memikirkan perbaikan, ini apa? Malu kita sebagai bangsa memakai hukum Belanda," tandas Yasonna.

Yasonna menegaskan RUU KUHP ini merupakan pride atau kebanggaan sebagai anak bangsa. Bahkan dia menyinggung guru besar hukum pidana Mulyadi yang sudah bekerja keras menyusun RKUHP ini, mendambakan agar RUU ini segera disahkan.

"Jadi, mari sebagai anak bangsa, perbedaan pendapat sah-sah saja ya kalau pada akhirnya nanti saya mohon gugat saja di MK, lebih elegan caranya," kata Yasonna.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Sejumlah Kota Besar di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan

Sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan pada Selasa (7/2/2023) siang dan malam.

NEWS | 7 Februari 2023

Erick Thohir Ungkap Makna Baju Banser NU yang Dipakainya

Ketua Panitia Peringatan 1 Abad NU, Erick Thohir, mengungkapkan soal makna baju Banser NU yang dipakainya saat memberi sambutan.

NEWS | 7 Februari 2023

Update: Korban Tewas Gempa Turki Lebih dari 3.800 Orang

Total korban tewas akibat gempa Turki dan Suriah hingga Selasa, 7 Februari 2023, lebih dari 3.800 orang.

NEWS | 7 Februari 2023

Perayaan 1 Abad NU, Exit Tol 1 Sidoarjo Lumpuh Antrean Hingga 2 Kilometer

Antrean panjang terjadi di exit tol 1 Sidoarjo, Jawa Timur, akibat penumpukan kendaraan massa yang akan menghadiri acara peringatan 1 abad NU.

NUSANTARA | 7 Februari 2023

Top 5 News: Gempa Turki hingga Jokowi soal Elektabilitas Prabowo

Kabar soal gempa di Turki yang menelan banyak korban menjadi berita terpopuler atau top news di Beritasatu.com, Senin (6/2/2023).

NEWS | 7 Februari 2023

Jaksa Minta Hakim Tolak Keberatan Teddy Minahasa

Jaksa penuntut umum meminta majelis hakim PN Jakbar menolak eksepsi atau keberatan Teddy Minahasa yang menjadi terdakwa penjualan barang bukti narkoba.

NEWS | 7 Februari 2023

PBNU Dorong Pemimpin Agama Wujudkan Perdamaian Dunia

Ketum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mendorong seluruh pemimpin agama mewujudkan perdamaian dunia. 

NEWS | 7 Februari 2023

Polisi Cari Ibu yang Aniaya dan Telantarkan Anaknya di Depok

Polres Metro Depok menyelidiki dan mencari ibu yang diduga menganiaya dan menelantarakan anaknya, Raya Aurel Rahma Visca. 

NEWS | 7 Februari 2023

Update: Gempa Turki Tewaskan 2.300 Orang, Penyelamatan Terus Dilakukan

Otoritas Turki mengkonfirmasi telah terjadi 1.541 korban tewas, dengan 810 korban lainnya dilaporkan di berada di kawasan Suriah, pasca gempa Turki.

NEWS | 6 Februari 2023

PKB Fasilitasi Aeshnina Azzahra Suarakan Keadilan Lingkungan

Jubir Milenial PKB Mikhael Sinaga mengatakan PKB akan memfasilitasi aktivis lingkungan Aeshnina Azzahra (15 tahun) untuk menyuarakan keadilan lingkungan. 

NEWS | 7 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Sejumlah Kota Besar di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan

Sejumlah Kota Besar di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan

NEWS | 14 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE