Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Ferdy Sambo: Istri Saya Diperkosa Brigadir J, Tidak Ada Motif Perselingkuhan

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:13 WIB
Oleh : Agnes Valentina Christa / BW
Terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo (kanan), dan Putri Chandrawathi (kiri), bersiap menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa 6 Desember 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J atau Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat, Ferdy Sambo, menegaskan, tidak ada motif lain dalam pembunuhan Brigadir J selain motif pelecehan seksual. Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi diperkosa Brigadir J, tidak ada motif perselingkuhan.

“Jelasnya, istri saya kan diperkosa sama Yosua. Tidak ada motif lain, apalagi perselingkuhan,” kata Ferdy Sambo kepada wartawan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Selasa (6/12/2022).

Pernyataan tersebut ia sampaikan ketika menanggapi kesaksian Bharada E yang juga merupakan terdakwa dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Bharada E, pada Rabu (30/11/2022), ketika menjadi saksi untuk terdakwa Ricky Rizal, mengungkapkan bahwa dirinya melihat seorang perempuan yang keluar dari rumah Ferdy Sambo di Bangka dalam kondisi menangis.

Adapun ciri-ciri dari perempuan tersebut adalah berambut pendek dan memiliki kulit sewarna sawo matang. Ferdy Sambo pun menepis keterangan tersebut dan mengatakan bahwa Brigadir J mengarang pernyataan.

“Tidak benar itu keterangan dia, ngarang-ngarang,” ucap Ferdy Sambo.

Lebih lanjut, Ferdy Sambo mengatakan, ia akan menanyakan perihal tersebut di persidangan. Tepatnya, Ferdy Sambo ingin mengetahui siapa yang meminta Brigadir J untuk mengarang keterangan seperti itu.

“Nanti kita tanyakan ke dia, kita akan tanyakan di persidangan, siapa yang nyuruh dia ngarang seperti itu,” kata Ferdy Sambo.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengatakan bahwa dia siap bertanggung jawab atas semua perbuatan yang dia lakukan.

Ferdy Sambo meminta agar persidangan ini diawasi, sehingga bisa berjalan dengan adil dan objektif, terutama agar tidak ada isu lain yang berkembang.

“Saya siap bertanggung jawab atas semua yang saya lakukan,” kata Ferdy Sambo.

Sebelumnya, Bharada E menerangkan dia menyaksikan sosok perempuan tengah menangis keluar rumah. Perempuan ini lalu mencari sopirnya untuk meninggalkan rumah Ferdy Sambo di Jalan Bangka.

"Setengah jam kemudian ada orang keluar dari rumah, saya bilang 'Fon (sekuriti) ada orang keluar itu. Ada perempuan, saya tidak kenal, nangis dia. Saya bertanya-tanya ini siapa. Saya lihat ke dalam’," ujar Bharada E.

"Perempuan itu bilang mencari driver dia. Saya lari ke samping saya panggil driver-nya, perempuan itu naik baru pulang. Semenjak kejadian itu Pak Ferdy Sambo sudah lebih sering di Saguling," imbuhnya.

Ronny Talapessy, kuasa hukum Eliezer membenarkan keterangan kliennya bahwa ada wanita lain di rumah Ferdy Sambo selain Putri Candrawathi.

Diungkapkan, perempuan yang dimaksud Eliezer memiliki ciri rambut pendek dan berkulit sawo matang.

"Yang pasti dia rambutnya pendek, kulitnya sawo matang," kata Ronny kepada awak media saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (5/12/2022).

Kendati begitu, Ronny enggan membeberkan secara detail siapa sosok perempuan itu.

Dalam persidangan Selasa ini, hadir 11 orang saksi dengan 6 orang saksi berasal dari unsur obstruction of justice. Mereka bersaksi untuk terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi. Adapun jumlah terdakwa obstruction of justice mencapai 7 orang termasuk Ferdy Sambo.

Selain Agus Nurpatria dan Ferdy Sambo, terdakwa obstruction of justice lainnya yang hadir dalam persidangan adalah Chuck Putranto, Baiquni Wibowo, Hendra Kurniawan, Irfan Widyanto, dan Arif Rahman Arifin.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI