Logo BeritaSatu

Anwar Ibrahim Ingatkan Muhyiddin Tak Menantangnya untuk Ungkap Pelanggaran

Selasa, 6 Desember 2022 | 17:29 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Kuala Lumpur, Beritasatu.com – PM Malaysia Anwar Ibrahim meminta pemimpin sebelumnya Muhyiddin Yassin agar tidak menantangnya untuk mengungkapkan dugaan pelanggaran prosedural dalam pemberian kontrak pemerintah saat yang terakhir menjabat.

Dia menanggapi pernyataan Muhyiddin, yang menyatakan pada Senin (5/12/2022) bahwa dia tidak takut untuk diselidiki setelah laporan polisi diajukan terhadapnya karena diduga menggelapkan dana pemerintah sebesar RM 600 miliar (US$ 137 miliar) yang dimaksudkan untuk mengelola penanganan pandemi Covid-19 selama masa jabatannya sebagai perdana menteri.

Advertisement

Anwar Ibrahim seperti dikutip oleh Malay Mail mengatakan pada hari Selasa (6/12/2022): "Saya ingin mengingatkan Muhyiddin untuk tidak menantang (saya) karena terbukti ada proses dan prosedur yang tidak diikuti."

Dia menyatakan bahwa ada "puluhan miliar" ringgit yang dialokasikan oleh pemerintahan Muhyiddin yang telah melanggar aturan dan prosedur yang ada. Bahkan ada perusahaan dengan kepentingan pribadi yang melibatkan hubungan keluarga, tambah perdana menteri yang baru ini.

Namun, Anwar Ibrahim tidak merinci perusahaan dan sifat bisnis yang mereka geluti.

Dia dikutip oleh media The Star menyatakan: "Mereka tidak (bersih), karena ditemukan bahwa ada persetujuan yang dilakukan tanpa mengikuti peraturan.

"Ini termasuk persetujuan yang dibuat selama perintah kontrol gerakan."

Perintah kontrol pergerakan (MCO) diterapkan di bawah pemerintahan Muhyiddin untuk membatasi penyebaran Covid-19. Itu termasuk penguncian (lockdown) dan pembatasan pertemuan sosial.

Pada hari Senin, Anwar Ibrahim, yang juga menjabat menteri keuangan mengatakan, dia diberitahu oleh kementeriannya bahwa telah terjadi beberapa pelanggaran prosedur selama administrasi PN (Perikatan Nasional), menurut Malay Mail.

Ini terjadi setelah tuduhan penyalahgunaan dana RM 600 miliar oleh administrasi Muhyiddin untuk dana Covid-19.

Dalam sebuah unggahan di Facebook pada hari Senin, ketua PN membantah tuduhan tersebut, mengatakan bahwa dia bingung bagaimana kritik muncul dengan jumlah tersebut.

“Tidak satu sen pun dari uang ini masuk ke rekening pribadi saya. Tidak masuk akal jika uang yang dimaksudkan untuk bantuan publik, yang langsung disetorkan ke rekening orang, bisa dialihkan ke rekening saya,” tambahnya.

Muhyiddin juga mengklaim bahwa tuduhan ini baru terungkap sebagai cara untuk membungkam oposisi terhadap pemerintah persatuan yang baru.

Baca selanjutnya
Seruan untuk penyelidikan resmi atas pengeluaran stimulus selama pandemi telah berkembang, ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Masjid di Markas Polisi Pakistan Dibom, Diduga Serangan Bunuh Diri

Masjid di markas polisi dibom di ibu kota provinsi Peshawar Pakistan, yang menewaskan 61 orang dan 150 terluka, pada Senin (30/1/2023).

NEWS | 31 Januari 2023

Lada Damar Lampung Heran Suami yang Kurung Istri dan 8 Anaknya Dibebaskan

Lada Damar Lampung heran dengan langkah polisi membebaskan Rudi, suami yang mengurung istri dan delapan anaknya di rumah mereka. 

NEWS | 31 Januari 2023

Dituduh Otak Perampokan, Mantan Wali Kota Blitar Ajukan Praperadilan

Tersangka otak perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar, Samanhudi Anwar mengajukan praperadilan di Pengadilan Negeri Blitar, Jawa Timur

NEWS | 31 Januari 2023

Masjid di Markas Polisi Pakistan Dibom, 61 Tewas dan 150 Terluka

Sebuah ledakan di masjid di markas polisi Pakistan, menewaskan 61 orang dan 150 terluka, pada Senin (30/1/2023).

NEWS | 31 Januari 2023

Sempat Diikat, Istri Dede Solehudin Selamat dari Pembunuhan Berantai

Istri tersangka M Dede Solehudin bernama Yeni selamat dari maut setelah dua kali hendak dibunuh oleh komplotan pembunuh berantai.

NEWS | 31 Januari 2023

PPP Ungkap Kebiasaan Presiden Jokowi Reshuffle Kabinet

Wakil Ketua Umum Arsul Sani mengungkapkan kebiasaan Presiden Joko Widodo melakukan reshuffle kabinet khususnya reshuffle menteri dari partai politik

NEWS | 31 Januari 2023

Buntut Kasus Tabrak Lari Mahasiswi Cianjur, Kompol D Dipatsuskan

Kompol D dipatsuskan lantaran diketahui selingkuh dengan wanita di mobil Audi A6 yang terlibat tabrak lari mahasiswi Cianjur Selvi Amalia Nuraini. 

NEWS | 31 Januari 2023

Polisi Antar Langsung Surat SP3 Kasus Mahasiswa UI Tewas Ditabrak, Orang Tua: Aneh

Orang tua mahasiswa UI yang tewas ditabrak menyebut surat SP3 diberikan secara langsung oleh polisi ke rumahnya di Kota Bekasi, Jawa Barat.

NEWS | 31 Januari 2023

Polisi Hentikan Penyelidikan Satu Keluarga Dikurung di Dalam Rumah

Juru parkir di Bandar Lampung yang mengurung istri dan 8 orang anaknya di kontrakan telah dipulangkan dan polisi menyatakan penyelidikan dihentikan.

NEWS | 31 Januari 2023

Diguyur Hujan, Atap SDN Bejelo Lombok Tengah Ambruk Lagi

Hujan lebat yang terus mengguyur membuat atap SDN Bejelo Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah NTB ambruk lagi. 

NEWS | 31 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Laba Konsolidasi IFG Diproyeksi Rp 3,44 Triliun di 2022

Laba Konsolidasi IFG Diproyeksi Rp 3,44 Triliun di 2022

EKONOMI | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE