Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Garin Nugroho Terima Gelar Doktor HC dari ISI Surakarta

Selasa, 6 Desember 2022 | 21:44 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR
Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta sebagai Institusi Pendidikan Tinggi Seni Negeri, memberikan Gelar Kehormatan Doctor Honoris Causa kepada Garin Nugroho SH dalam bidang Penciptaan Seni Film untuk pertama kalinya, Selasa 6 Desember 2022.

Solo, Beritasatu.com- Garin Nugroho Riyanto menerima gelar Gelar Kehormatan Doctor Honoris Causa dalam bidang Penciptaan Seni Film untuk pertama kalinya dari Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta. Sidang Senat Terbuka dalam rangka penganugerahan Gelar Doctor Honoris Causa dilaksanakan di Pendopo GPH Joyokusumo dan dilanjutkan dengan Pertunjukan Setan Jawa di Teater Besar Gendhon Humardani ISI Surakarta, Selasa (6/12/2022).

Gelar Doktor Honoris Causa, diberikan kepada seseorang yang telah berjasa atau berkarya luar biasa pada bidang seni, ilmu pengetahuan, dan teknologi, serta sumbangsihnya pada kebudayaan dalam arti lebih luas, termasuk dalam bidang kemanusiaan.

"Garin Nugroho adalah satu di antara sedikit manusia yang berkarya, mencipta, mengabdi, dan berkomitmen secara konsisten, terus-menerus dalam tema kesenian yang sangat luas. Meskipun berbasis pada bidang penciptaan seni film, bagi kami, Garin secara luwes, adaptif, dan kreatif-inovatif, hadir dalam banyak ruang kesenian yang lain: musik dan karawitan, tari, teater, rupa, tembang dan lagu, yang hampir semuanya berangkat dari - dan untuk menjawab - berbagai persoalan dan keresahan masyarakat," bunyi pernyataan ISI.

Dalam Pidato Ilmiah Promovendus, Garin menguraikan satu tajuk “Strategi Budaya Sebagai Oase Masyarakat Sipil Yang Demokratis”, OASE menunjuk tempat subur bagi kehidupan. Kebudayaan sering diartikan atau dimanifestasikan sebagai bentuk seni dalam pengertian mikro, bahkan sering diartikan sebagai “Hiasan".

Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta sebagai Institusi Pendidikan Tinggi Seni Negeri, memberikan Gelar Kehormatan Doctor Honoris Causa kepada Garin Nugroho SH dalam bidang Penciptaan Seni Film untuk pertama kalinya, Selasa 6 Desember 2022.

"Namun langka meletakkan bentuk seni tersebut sebagai kebudayaan arti luas sehingga menjadi bagian tak terpisahkan hak hak sipil atau hak azazi manusia. Akibatnya, seni sering dianggap tidak cukup memiliki nilai-nilai nominal dan intrinsik yang mampu secara langsung membangun ekonomi dan politik bangsa. Sebutlah, karya film alternatif tidak dihitung karena sumbangan nomial ekonomi dan mendukung politik," katanya.

Kebudayaan merupakan suatu ekosistem untuk cara berpikir, bertindak dan bereaksi, individu, komunitas , beragam institusi dan negara bangsa terhadap tantangan dan masa depannya. Ekosistem tersebut berakar pada sains, teknologi dan estetika beserta nilai hidup yang tidak dipisahkan satu sama lainnya untuk mewujudkan peradaban.

Maka karya seni sebagai bagian tak terpisahkan dari kebudayaan, merupakan manifestasi manusia dalam cara pikir, tindak dan bereaksi baik dalam bentuk karya rupa, seni pertunjukan, sastra, rupa hingga film serta beragam perkembangannya. Ia seperti oase, suatu ekosistem yang menjadi ruang menemukan kesuburan kehidupan.

Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta sebagai Institusi Pendidikan Tinggi Seni Negeri, memberikan Gelar Kehormatan Doctor Honoris Causa kepada Garin Nugroho SH dalam bidang Penciptaan Seni Film untuk pertama kalinya, Selasa 6 Desember 2022.

Rektor ISI Surakarta, Dr I Nyoman Sukerna, SKar MHum menyampaikan, harus diakui dalam setiap karyanya, Garin selalu menghadirkan narasi-narasi yang menggambarkan fenomena-fenomena baik sosial, politik, ekonomi, budaya, bahkan agama.

"Narasi itu dalam satu tawaran kontestasi yang merangsang dan memaksa siapapun kita untuk berpikir, tanpa harus mengernyitkan dahi, namun menjadi paham dan sadar bahwa, semua yang tersaji itu ada dalam realitas masyarakat kita," ujarnya.

Keluwesan pribadi dan keleluasaan seni telah membawa Garin dalam ruang-ruang yang lebih luas dari sekadar urusan seni. Garin adalah seniman, budayawan, pemikir, penulis, sutradara, dan aktivis sosial dengan level jaringan pertemanan yang cukup unik: petani, tukang batu, dia bisa bertemu, namun pejabat, menteri, atau bahkan presiden dapat menerimanya tanpa harus berpikir dampak maupun preseden.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI