Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Bantah Tembak Brigadir J, Ferdy Sambo Dicecar Hakim

Rabu, 7 Desember 2022 | 21:24 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS
Terdakwa Ferdy Sambo (kiri) bersiap memberikan kesaksian dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu 7 Desember 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Ferdy Sambo dicecar oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) karena membantah turut menembak Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J. Sementara di lain sisi, eks Kadiv Propam Polri itu mengaku sudah memberikan kesaksian yang jujur.

"Kalau memang Saudara jujur, saya ingin nanya. Ini pertanyaan terakhir dari saya. Berapa kali Richard (Richard Eliezer atau Brigadir J) menembak?," tanya hakim dalam persidangan di PN Jaksel, Rabu (7/12/2022).

"Setelah kejadian baru saya tahu lima kali," jawab Sambo.

Diketahui, Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E disebut sebagai sosok yang menembak Brigadir J. Terkait hal itu, Sambo menegaskan tidak ikut menembak, namun posisinya berada dekat dengan peristiwa.

"Setelah kejadian, menurut Saudara lihat, kan Saudara di depan ya, di sebelahnya ya?,” cecar hakim.

“Saya sudah sampaikan Yang Mulia. Jadi kejadiannya begitu cepat,” jawab Sambo.

“Saudara ikut nembak enggak?," hakim kembali bertanya.

“Saya sudah jawab di awal, saya tidak ikut nembak," timpal Sambo.

Hakim kemudian mengungkit soal hasil autopsi jenazah Brigadir J. Dari autopsi disimpulkan adanya tujuh luka tembak di tubuh Brigadir J. Detailnya, enam luka tembak keluar dan satunya masih di dalam badan Brigadir J.

Hakim menanyakan, dari tujuh tembakan tersebut, dari mana sumber dua tembakan di antaranya. Sambo mengaku tidak tahu-menahu.

“Apakah ada orang lain nembak?," tanya hakim.

“Saya tidak tahu,” respons Sambo.

“Nanti hakim yang akan menyimpulkan,” ungkap hakim.

Ferdy Sambo menjadi saksi dalam sidang perkara dugaan pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal, Rabu (7/12/2022).

Selain ketiganya, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi didakwa ikut terlibat dalam pembunuhan tersebut. Mereka didakwa melanggar Pasal 340 subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP.

Bharada E disebut jaksa sebagai sosok yang menembak Brigadir J. “’Woy! Kau tembak! Kau tembak cepat! Cepat woy kau tembak!’,” ungkap JPU soal perintah Ferdy Sambo ke Bharada E.

Bharada E lalu menembak memakai Glock 17 sebanyak tiga atau empat kali ke Brigadir J yang membuatnya terjatuh dan bersimbah darah. Kemudian, Sambo menembak sebanyak satu kali ke kepala Brigadir J untuk memastikannya sudah tewas.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI