Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Perwira Polda Banten Dikeroyok di Depan Rumahnya di Serang

Rabu, 7 Desember 2022 | 22:01 WIB
Oleh : Ibnu Malikh / FFS
Ilustrasi pengeroyokan massa.

Cilegon, Beritasatu.com - Seorang perwira Polri, Ipda MD yang bertugas di Direktorat Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Banten dikeroyok oleh tiga orang di depan pintu rumahnya, di Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.

Pengeroyokan ini terekam CCTV di rumah korban. Dalam rekaman CCTV, terlihat para terduga pelaku pengeroyokan tiba-tiba datang dan langsung menghajar korban berulang kali.

korban saat itu berusaha menghindar. Namun, jumlah pengeroyok yang lebih banyak membuat korban terpojok hingga terus dihajar berulang kali. Pengeroyokan baru berhenti saat sejumlah tetangga masuk ke teras rumah korban. Para tetangga berhasil menyelamatkan korban dan terduga pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

Diketahui salah seorang pelaku merupakan seorang pegawai negeri sipil (PNS) dan masih kerabat istri korban. Pengeroyokan diduga karena tidak terima dengan ucapan korban yang kebetulan menegur istri salah seorang terduga pelaku.

"Si pelaku mungkin tersinggung ya langsung ngajak ketemuan tetapi ya itu, langsung menghajar, sudah diperiksa dan sudah dilaporkan juga," kata ID, istri korban Rabu (7/12/2022).

Akibat pengeroyokan itu, korban babak belur. Kepala korban menderita luka berat, hidung patah dan memar di sekujur tubuh. Korban kemudian dibawa ke rumah sakit untuk menjalani perawatan.

"Semalam operasi hidungnya patah, tangan-tangan luka, punggung biru-biru, termasuk kaki karena pengeroyokan bukan satu lawan satu, tetapi tiga orang. Dua lainnya juga masih kenal," ujar ID.

Keluarga Ipda MD kemudian mendatangi Mapolda Banten untuk menanyakan perkembangan kasus pengeroyokan tersebut. Pihak keluarga mendesak kasus ini terus berjalan. Sejumlah barang bukti termasuk saksi sudah diperiksa pihak penyidik Polda Banten.

"Si pelaku itu kerja di Dishub Kota Cilegon. Belum kepikiran damai. Maunya lanjut, belum ada permintaan maaf ke korban." tegasnya.

Sementara, Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Shinto Silitonga menerangkan penanganan kasus pengeroyokan terhadap salah seorang anggota Polda Banten telah dilakukan sesuai aturan. Korban diketahui masih menjalani perawatan medis karena sejumlah luka yang dialami setelah dikeroyok para terduga pelaku.

"Kami menegaskan bahwa korban mengalami bukan dalam rangka menjalankan tugas dinas. Mereka masih ada hubungan keluarga. Artinya masih ada masalah internal. Korban melaporkan tiga orang pengeroyok, sudah di laporkan tanggal 5 Desember. Sesuai SOP kita lakukan," kata Shinto, Rabu (7/12/2022).

Polda Banten akan segera memanggil para terduga pelaku yang identitasnya sudah dikantongi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI