Logo BeritaSatu

Buwas: Tak Mudah Impor Beras di Tengah Krisis Pangan

Kamis, 8 Desember 2022 | 04:38 WIB
Oleh : Ricki Harahap/ Bella Evanglista/ Andrea / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Saat ini Perum Bulog mendapat tugas melakukan impor beras sebanyak 500.000 ton guna memenuhi ketersediaan cadangan beras pemerintah (CBP) hingga akhir tahun 2022 mendatang.

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas mengatakan, impor beras saja belum cukup untuk memenuhi target stok beras sebanyak 1,2 juta ton tahun ini. Menurutnya tidaklah mudah melakukan impor beras saat banyak negara di dunia terjebak krisis pangan.

Advertisement

"Sekarang ini impor juga tidak mudah, karena negara-negara itu membatasi. Bahkan ada yang sama sekali menutup untuk ekspor karena dia membutuhkan juga, seperti Thailand, Vietnam, India, Pakistan, itu semua punya peraturan dari negara-negara itu," kata Buwas kepada wartawan usai rapat dengar pendapat dengan Komisi IV DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (7/12/22).

Kendati demikian, Buwas menambahkan jika saat ini pihaknya sedang mengupayakan untuk mengimpor 200.000 ton beras. Ia menargetkan paling lambat sampai akhir Desember 2022 target tersebut dapat terpenuhi. Namun, upaya tersebut masih terbilang sulit.

"Yang 200.000 ton juga sedang dalam upaya, beberapa negara bahkan ada satu negara yang sudah ia (bersedia ekspor), tetapi tidak jadi karena memang dia tidak siap dengan waktu yang singkat, belum perizinannya segala macam jadi tidak mudah," ujar Buwas.

Buwas meyakini tidak akan terjadi krisis pangan jika nantinya target impor 200.000 ton beras ini tidak terpenuhi. Hal ini karena berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) persediaan beras di rumah tangga masih aman. Hanya saja, stok CBP yang menipis.

"Kalau tidak terpenuhi, ya sudah. Kita mau usaha gimana lagi? Insyallah tidak krisis pangan. Tadi BPS mengatakan jumlahnya cukup, ada di rumah tangga. Ini persoalannya CBP, yang untuk stabilisasi, ketersediaan dan termaksud operasi pasar," papar Buwas.

Terkait harga pembelian beras impor tersebut, Buwas menyebut akan lebih murah dari beras medium di Indonesia, yakni di bawah Rp 9000 perkilogram. Jika sesuai ketentuan, seharusnya beras impor untuk CBP yang didatangkan adalah jenis medium.

Namun, dikarenakan kekosongan stok beras medium di luar negeri, maka beras yang didatangkan adalah jenis premium. Sehingga akan dilakukan pengalihan dengan izin dari Menteri Keuangan.

"Kalau premium itu yang itu bisa disikapi dengan pembelian komersil. Nanti setelah di sini nanti kita minta izin melalui Menteri Keuangan melalui audit BPM boleh enggak itu dialihkan menjadi CBP. Nanti selesihnya yang bayar pemerintah," kata Budi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

7 Pelaku Perusakan Bus Persis Solo Ditangkap Polisi

Polres Tangerang Selatan menangkap tujuh suporter yang diduga pelaku perusakan bus Persis Solo usai pertandingan melawan Persita Tangerang, Sabtu (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Masuki Peralihan Musim, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca pada saat peralihan musim.

NEWS | 29 Januari 2023

Pura-pura Hendak Shalat Duha, Pasangan Suami Istri Curi Kotak Amal Terekam CCTV

Pasangan suami istri yang berpura pura hendak menjalankan shalat Duha terekam kamera pengawas CCTV mencuri uang dalam kotak amal masjid.

NEWS | 29 Januari 2023

Serahkan Diri, Sopir Audi Tersangka Penabrak Mahasiswi Cianjur Diperiksa Polisi

Sopir Audi A6 berinisial SG, tersangka kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswi Cianjur, Selvi Amalia Nuraini sedang diperiksa Polres Cianjur. 

NEWS | 29 Januari 2023

Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah DKI Jakarta berpotensi diguyur hujan lebat selama tiga hari ke depan.

NEWS | 29 Januari 2023

Banjir di Jalan Bangun Nusa Raya Cengkareng karena Drainase Buruk

Banjir yang kerap melanda Jalan Bangun Nusa Raya, Cengkareng, Jakarta Barat disebabkan sistem drainase yang buruk.  

NEWS | 29 Januari 2023

Raih 20 dari 36 Suara, Chandra Terpilih Jadi Ketum HMI Palembang

Chandra berhasil meraih 20 suara dari total 36 suara dan terpilih menjadi ketua umum HMI Cabang Palembang.

NEWS | 29 Januari 2023

Bus Persis Solo Dilempari Batu, Polisi Periksa Saksi dan Cek CCTV di Lokasi

Polres Tangerang telah memeriksa CCTV di lokasi kejadian saat bus Persis Solo dilempari batu oleh oknum suporter Persita Tangerang. 

NEWS | 29 Januari 2023

Dinkes Sulteng Kekurangan Stok Vaksin Booster Kedua

Jumrini mengatakan, pelaksanaan vaksin booster kedua belum sepenuhnya bisa berjalan maksimal karena stok vaksin yang ada masih kurang.

NEWS | 29 Januari 2023

Pinjam Golok Orang Lain, Pemain Debus di Sukabumi Terluka

Pemain debus di Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Jawa Barat terluka karena melakukan atraksi debus dengan meminjam golok orang lain, Sabtu (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
2 Truk TNI AL Terlibat Kecelakaan dengan Minibus di Puncak Bogor

2 Truk TNI AL Terlibat Kecelakaan dengan Minibus di Puncak Bogor

NEWS | 10 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE