Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Ini Rekonstruksi Detik-detik Rudolf Bunuh Icha di Apartemen

Kamis, 8 Desember 2022 | 02:44 WIB
Oleh : Prasetyo Nugroho / FFS
Polda Metro Jaya menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan seorang wanita yang mayatnya dibuang di kolong Tol Becakayu, Kalimalang, Jakarta Timur.

Jakarta, Beritasatu.com - Tersangka Christian Rudolf Tobing (36) tega membunuh temannya sendiri Ade Yunia Rizabian (36) alias Icha lantaran sakit hati. Pembunuhan tersebut sudah direncanakan dan dilakukan di sebuah apartemen Jakarta Pusat.

Detik-detik pembunuhan Icha diketahui usia penyidik Subdit Jatanras Polda Metro Jaya melakukan rekonstruksi adegan di salah satu tower apartemen di Jakarta pusat.

Pantauan Beritasatu.com di lokasi, rekonstruksi di apartemen dimulai dengan adegan Rudolf menerima kunci kamar yang sebelumnya sudah dipesan.

Rekonstruksi dilanjutkan dengan adegan Rudolf yang menaiki lift apartemen dengan membawa sebuah troli berwarna merah dan beberapa tas miliknya. Rudolf kemudian langsung masuk ke dalam kamar.

Tak ingin rencana pembunuhannnya terkuak, Rudolf sempat memeriksa seisi ruangan apartemen lantaran khawatir ada CCTV yang terpasang.

"Tersangka menyalakan lampu senter HP dan mengecek tiap ruangan untuk memastikan tidak ada CCTV di kamar apartemen," ujar salah seorang penyidik yang memandu rekonstruksi, Rabu (7/12/2022).

Merasa sudah aman, Rudolf pun menunggu waktu yang dijanjikan dengan Icha untuk bertemu dengan menonton televisi sejenak.

Buat video promosi keperluan Podcast

Reka adegan pun berlanjut dengan setibanya Rudolf bersama Icha yang diperankan pemeran pengganti di unit apartemen yang sudah dipesan. Di sana mereka sempat berbincang mengenai podcast yang sudah disepakati.

Namun sebelum membuat podcast, Rudolf ingin membuat sebuah konten video promosi. Hal ini lantaran tersangka sempat mengiming-imingi ada pihak sponsor dalam podcast mereka.

"Tersangka sempat berbincang dahulu untuk membuat sebuah video promosi dari kalung energi itu, video tersebut berupa Icha yang diikat tali ties lalu Rudolf tertawa tetapi Icha bisa melepas tali seakan-akan berkat kalung energi," ujar penyidik.

Lantas Icha mengiyakan permintaan Rudolf. Bahkan, Icha tidak merasa curiga meski dirinya diminta diikat dengan tali ties.

Pada reka adegan yang diinstruksikan, keduanya tampak melakukan sesi latihan terlebih dahulu sambil mencoba merekam dengan HP milik Rudolf. Kaki dan tangan Icha yang sempat diikat juga sudah dilepas.

Merasa sudah sesuai dengan ekspektasi, pria dengan badan gempal itu lantas mulai melancarkan aksinya. Ia sempat mengikat kembali tali ties ke kaki dan tangan korban. Icha masih beranggapan pembuatan konten video dimulai.

"Tersangka kembali mengikat korban di bagian kaki dan kedua tangan di belakang dengan tali ties, lalu tersangka mengatakan 'sebenarnya podcast itu enggak ada tahu, soal duit dari sponsor juga enggak ada', lalu korban menjawab 'apaan sih lu enggak lucu tahu enggak'," jelas penyidik.

Mengetahui hal itu korban langsung marah dan meminta agar ikatannya untuk dilepas.

"Tersangka menampar Icha dengan tangan kanan dan berkata 'diam' dan Ica langsung diam, lalu tersangka mengutarakan semua unek-unek yang mengganjal," tutur penyidik.

Cekcok pun tak terelakan, hingga akhirnya Rudolf meminta kepada Icha untuk mentransfer uang sebesar Rp 19 juta kepadanya. Dengan alasan error, transaksi akhirnya batal terjadi.

Tepat sebelum Rudolf meminta agar ditansferkan dari rekening Icha, ia melepaskan seluruh ikatan korban.

Selanjutnya, Rudolf menanyakan apabila dirinya melepas Icha apakah akan melapor ke pihak polisi. Icha hanya merespons dengan menggelengkan kepala yang mengartikan tidak akan melapor. Meski sudah mendapatkan jawaban, Rudolf nampak tidak percaya dan kembali mengikat korban dengan tali ties dan menyumpal mulut korban dengan lakban.

Dengan alasan ingin menenangkan diri, pelaku merenungkan dirinya sejenak. Rudolf kemudian membunuh Icha dengan cara mencekik hingga tewas. Untuk memastikan korban betul-betul tidak bernyawa, Rudolf memeriksa nafas jenazah korban dengan menempelkan jarinya ke bagian hidung.

Setelah menghabisi nyawa korban, Rudolf langsung bergegas ke bawa kolong Tol Becakayu untuk membuang jenazah yang sudah dibungkus kantong plastik hitam.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI