Logo BeritaSatu

Iran Hukum Gantung Pendemo Aksi Protes Mahsa Amini

Kamis, 8 Desember 2022 | 17:45 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

Teheran, Beritasatu.com – Pemerintah Iran pada Kamis (8/12/2022) mengumumkan, telah mengeksekusi mati dengan hukum gantung pendemo aksi protes kematian Mahsa Amini.

Pria tersebut dihukum karena memblokir jalan dan melukai seorang anggota paramiliter dalam apa yang dikutuk oleh aktivis hak asasi manusia sebagai "sidang pertunjukan".

Advertisement

Demonstrasi telah melanda Iran selama hampir tiga bulan sejak Mahsa Amini meninggal setelah penangkapannya oleh polisi moralitas di Teheran karena dugaan pelanggaran aturan berpakaian jilbab yang ketat di negara itu untuk wanita.

"Mohsen Shekari, seorang perusuh yang memblokir Jalan Sattar Khan di Teheran pada 25 September dan melukai salah satu penjaga keamanan dengan parang, dieksekusi pagi ini," kata situs pengadilan Mizan Online.

Putusan itu dikecam oleh aktivis hak asasi manusia yang berbasis di luar negeri.

"Eksekusi Mohsen Shekari harus ditanggapi dengan reaksi keras jika tidak kita akan menghadapi eksekusi pengunjuk rasa setiap hari," kata Mahmood Amiry-Moghaddam, direktur kelompok Hak Asasi Manusia Iran (IHR) yang berbasis di Oslo.

Dia mengatakan Shekari telah "dihukum mati dalam persidangan pertunjukan tanpa proses hukum".

"Eksekusi ini harus memiliki konsekuensi praktis yang cepat secara internasional," cuitnya.

Pengadilan revolusioner di Teheran mendengar Shekari telah ditangkap setelah melukai bahu anggota pasukan paramiliter Basij dengan pisau, yang membuat cedera yang membutuhkan 13 jahitan, kata Mizan Online.

Pengadilan mengatakan Shekari dinyatakan bersalah berkelahi dan mengeluarkan senjata "dengan niat membunuh, menyebabkan teror dan mengganggu ketertiban dan keamanan masyarakat".

Pengadilan menghukumnya karena "moharebeh" atau mengobarkan "perang melawan Tuhan" di bawah hukum syariah Islam Iran. Kemudian pada 1 November, kata Mizan, Shekari mengajukan banding atas putusan tersebut tetapi mahkamah agung malah menguatkan hukumannya pada 20 November.

Sejak kematian Mahsa Amini dalam tahanan pada 16 September, wanita Iran berusia 22 tahun asal Kurdi itu telah menjadi simbol perlawanan mahasiswa dan siswi untuk memimpin demonstrasi.

Aksi protes mereka yang sebagian besar damai termasuk melepas dan membakar jilbab mereka di jalan-jalan, meneriakkan slogan-slogan anti-pemerintah dan menghadapi pasukan keamanan.

Iran, yang berjuang untuk menahan protes, menggambarkannya sebagai "kerusuhan" yang dipicu oleh musuh bebuyutannya, Amerika Serikat dan sekutunya, termasuk Inggris dan Israel.

Pasukan keamanan telah menanggapi dengan tindakan keras yang telah menewaskan sedikitnya 458 orang, termasuk 63 anak-anak, menurut angka kematian terbaru yang dikeluarkan oleh IHR pada hari Rabu.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: AFP

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Top 5 News, Aksi Wowon Serial Killer Tipu TKW hinggaMahfud MD Yakin Hakim Kasus Ferdy Sambo Adil

Aksi tersangka serial killer Wowon mengubah karakter menjadi Aki Banyu untuk menipu TKW menjadi berita terpopuler atau top news Beritasatu.com.

NEWS | 2 Februari 2023

Cuaca Jakarta Hari Ini, Hujan Diperkirakan Akan Guyur Sejumlah Wilayah

Cuaca Jakarta  pada siang hari, wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur diperkirakan akan hujan dengan intensitas ringan.

NEWS | 2 Februari 2023

Kemenparekraf Dukung Upaya Kemenkes Percepat Vaksinasi Booster Kedua

Kemenparekraf menggandeng Kemenkes menggelar kegiatan Sentra Vaksinasi Booster Kedua di kantor Kemenparekraf, Gedung Sapta Pesona, Jakarta, 1-3 Februari.

NEWS | 2 Februari 2023

Cari Dokumen Rahasia, FBI Geledah Rumah Pantai Milik Joe Biden

Departemen Kehakiman AS menugaskan FBI untuk menggeledah rumah kedua Presiden Joe Biden, sebuah rumah pantai di Rehoboth, Delaware.

NEWS | 2 Februari 2023

BP2MI Gagalkan Pengiriman 6 PMI Ilegal ke Timur Tengah

BP2MI menggagalkan pengiriman enam PMI ilegal dari tempat penampungan dikawasan Bogor yang hendak di kirim ke Timur Tengah. 

NEWS | 2 Februari 2023

Gempa Magnitudo 4,3 Guncang Garut Jabar Terasa hingga Bandung

Gempa berkekuatan magnitudo (M) 4,4 mengguncang Kabupaten Garut pada Rabu (1/2/2023) malam. Gempa itu dirasakan hingga warga Bandung. 

NEWS | 2 Februari 2023

Selama Izinkan Aksi Pembakaran Al-Quran, Swedia Tak Bakal Dapat Izin Turki Gabung ke NATO

Turki tidak akan mengizinkan Swedia untuk bergabung dengan NATO selama mengizinkan protes yang menodai kitab suci Islam dengan aksi pembakaran Al-Quran.

NEWS | 2 Februari 2023

Banjir Melanda Parepare dan Kabupaten Barru Sulawesi Selatan

Hujan deras disertai angin kencang selama tiga jam membuat sejumlah wilayah di Kota Parepare dan Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan terendam banjir. 

NEWS | 2 Februari 2023

PSI Minta Pertumbuhan Sektor Pariwisata Juga Dinikmati UMKM

PSI berharap pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang tumbuh signifikan selama 2022 turut dinikmati oleh UMKM. 

NEWS | 2 Februari 2023

Bermaksud Serang Sejumlah Sasaran di Singapura, Pelajar Pendukung ISIS Ditahan

Seorang pelajar berusia 18 tahun ditangkap berdasarkan Undang-Undang Keamanan Dalam Negeri, setelah berencana menyerang sejumlah sasaran di Singapura.

NEWS | 2 Februari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Penculikan Anak


# Biaya Haji 2023


# Istri Siri Kompol D


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Top 5 News, Aksi Wowon Serial Killer Tipu TKW hinggaMahfud MD Yakin Hakim Kasus Ferdy Sambo Adil

Top 5 News, Aksi Wowon Serial Killer Tipu TKW hinggaMahfud MD Yakin Hakim Kasus Ferdy Sambo Adil

NEWS | 29 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE