Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Aktivitas Gunung Anak Krakatau Relatif Normal Meski Keluarkan Asap

Kamis, 8 Desember 2022 | 18:59 WIB
Oleh : Roy Triono / CAH
Aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali meningkat. Sepanjang Sabtu, 25 Juni 2022, gunung api yang berada di Selat Sunda ini kembali meletus sebanyak empat kali.

Lampung Selatan, Beritasatu.com - Dalam kurun waktu tiga pekan terakhir, aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) terpantau normal. Hampir setiap harinya gunung berapi yang berada di perairan selat Sunda ini mengeluarkan asap setinggi 25 meter. Asap tersebut bukan bertanda erupsi melainkan hanya asap yang keluar dari kawah Gunung Anak Krakatau.

Berdasarkan laporan Badan Geologi PVMBG pos pemantau Gunung Anak Krakatau yang berada di Desa Harga Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung tercatat Gunung Anak Krakatau terakhir sekali erupsi dengan amplitudo 15 MM durasi 125 detik pada Senin, 14 November 2022 lalu, sekitar pukul 09.33 WIB.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau didominasi kegempaan didominasi vulkanik dan tektonik serta tremor menerus serta sesekali keluar hembusan.

Petugas pos pantau Gunung Anak Krakatau, Andi Suardi (50) mengatakan aktivitas gunung api dengan ketinggian 157 Mdpl kurun waktu 24 jam terakhir, teramati normal, kegempaan low frekuensi terjadi 1 kali, dengan amplitudo 4 mm, durasi 6 detik dan tektonik jauh 2 kali dengan amplitudo: 1-5 mm, S-P: tidak terbaca, durasi 54-166 detik.

Meskipun gunung api Semeru di Jawa Timur dan Kerinci di Jambi, erupsi akan tetapi tidak memengaruhi aktivitas Gunung Anak Krakatau karena memiliki dapur magma tersendiri.

"Tidak berkaitan, sebab setiap gunung api memiliki dapur magma sendiri," kata Andi Suardi, Kamis (8/12/2022).

Andi Suardi mengungkapkan, hampir setiap harinya Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap setinggi 25 meter.

"Asap tersebut bukan bertanda erupsi melainkan hanya asap yang keluar dari kawah Gunung Anak Krakatau," ujar Andi Suardi.

Andi Suardi menjelaskan, Meskipun aktivitas Gunung Anak Krakatau normal, tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau berada di level III atau siaga. Masyarakat atau wisatawan dan nelayan tidak mendekat atau beraktivitas radius 5 km dari kawah aktif.

"Masyarakat sekitar pesisir pantai Kecamatan Rajabasa dan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan khususnya para nelayan, diminta tenang dan tetap waspada, patuhi rekomendasi radiusnya. Selain itu, jangan mudah percaya dengan berita atau informasi yang tidak jelas kebenarannya," ungkap Andi Suardi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI