Logo BeritaSatu

Panglima TNI Sebut Tidak Ada Kasus Mayor Paspampres Perkosa Prajurit Kostrad

Kamis, 8 Desember 2022 | 20:16 WIB
Oleh : Dyah Noor Shinta / FFS

Solo, Beritasatu.com- Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa mengungkapkan hasil penyelidikan sementara Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI terkait kasus dugaan pemerkosaan yang dilakukan seorang oknum perwira Paspampres terhadap prajurit Kostrad. Dari penyidikan sementara, tidak ada kasus perwira Paspampres perkosa prajurit Kostrad.

Andika menjelaskan, informasi awal menyebutkan seorang perwira Paspampres, Mayor (Inf) BF diduga memperkosa seorang prajurit Kostrad, Letda Caj (K) GER. Namun, dari proses penyidikan sementara Puspom TNI, kasus tersebut tidak dilakukan dengan paksaan. Dengan demikian, tidak ada kasus pemerkosaan, melainkan suka sama suka.

Advertisement

"Dari hasil pemeriksaan atau pengembangan baru yang menyatakan atau yang mengindikasikan ini tidak dilakukan dengan paksaan. Artinya suka sama suka dan beberapa kali. Dan itu bukan pemerkosaan sehingga arahnya keduanya menjadi tersangka," kata Jenderal Andika di sela-sela pengecekan persiapan pasukan pengamanan pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina di Solo, Kamis (8/12/2022).

Mayor (Inf) BF saat ini ditahan di rutan Polisi Militer Kodam (Pomdam) Jaya, Jakarta Pusat. Dengan perkembangann penyidikan ini tidak menutup kemungkinan Letda Caj (K) GER juga akan dijadikan tersangka.

"Dalam pemeriksaan kami, yang tadinya dianggap sebagai korban yang melaporkan. Perkembangannya berbeda karena sangat besar kemungkinan tidak ada korban. Jadi sangat besar kemungkinan dua-duanya adalah pelaku atau tersangka," jelas Andika.

Untuk itu, pelaku yang sebelumnya dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang Pemerkosaan akan disangkakan dengan Pasal 281 KUHP tentang Asusila. Namun, Andika menegaskan, secara internal TNI, keduanya akan dijatuhi hukuman pemecatan.

"Itu sesuai dengan pidananya sudah ada KUHP-nya, tetapi untuk aturan internal karena dilakukan sesama keluarga besar TNI konsekuensinya adalah hukuman pemecatan dari dinas," tegasnya.

Saat ini penyelidikan dan pemeriksaan masih terus dilakukan oleh penyidik Puspom TNI. Selain itu, Jenderal Andika menyatakan, berkas perkara, termasuk dan barang bukti tambahan juga masih terus dilengkapi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Gempa Dahsyat Guncang Turki, Israel Siap Kirim Bantuan Darurat

Israel dilaporkan siap mengirimkan bantuan darurat ke Turki setelah terjadi gempa dahsyat M 7,8 di negara itu pada Senin (6/2/2023) pagi.

NEWS | 6 Februari 2023

Puluhan Warga Jatiwarna Laporkan Bripka Madih ke Propam Polda Metro Jaya

Anggota Provost Polsek Jatinegara, Jakarta Timur, Bripka Madih dilaporkan ke Bidang Propam Polda Metro Jaya oleh sejumlah warga Jatiwarna, Bekasi.

NEWS | 6 Februari 2023

Perhatikan Asupan Makanan untuk Cegah Risiko Diabetes Anak

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat, temuan kasus diabetes anak meningkat hingga 70 kali lipat sejak tahun 2010.

NEWS | 6 Februari 2023

PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadan 1444 H Jatuh pada Kamis 23 Maret 2023

Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengumumkan awal Ramadan jatuh pada Kamis Pon, 23 Maret 2023 M.

NEWS | 6 Februari 2023

Sejarah Universitas Indonesia atau UI, Kampus Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2023

Universitas Indonesia atau UI adalah kampus terbaik di Indonesia versi Quacquarelli Symonds World University Ranking atau QS WUR 2023.

NEWS | 6 Februari 2023

Fadli Zon Tak Tahu Anies Utang Rp 50 Miliar ke Sandiaga Saat Pilkada DKI 2017

Fadli Zon mengaku tidak tahu soal utang Anies Baswedan sebesar Rp 50 miliar kepada Sandiaga Uno di Pilkada DKI Jakarta pada 2017.

NEWS | 6 Februari 2023

Terjadi 18 Kali Gempa Susulan, Rumah Sakit di Suriah Kewalahan Tangani Korban

Sedikitnya terjadi 18 gempa susulan dengan kekuatan lebih dari M 4 telah dicatat setelah gempa dahsyat melanda Turki selatan Senin (6/2/2023) pagi.

NEWS | 6 Februari 2023

Gempa Turki, KBRI Ankara: 3 WNI Terluka

Gempa Turki, KBRI Ankara sejauh ini mengkonfirmasi belum ada WNI yang tewas akibat gempa berkekuatan M 7,8 tersebut.

NEWS | 6 Februari 2023

Update: Korban Tewas Gempa Dahsyat Turki Jadi 521 Orang

Sebanyak 521 orang tewas di dua negara setelah gempa dahsyat berkekuatan (M) 7,8 SR mengguncang Turki selatan Senin (6/2/2023) pagi.

NEWS | 6 Februari 2023

Jaksa Minta Chuck Putranto Dinyatakan Bersalah dalam Kasus Brigadir J

Jaksa minta majelis hakim agar tetap menyatakan Chuck Putranto bersalah dalam kasus obstruction of justice kasus tewasnya Brigadir J.

NEWS | 6 Februari 2023


TAG POPULER

# Pelecehan Anak


# Liga Spanyol


# Hasya Athallah


# Bripka Madih


# Pemilu 2024


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
OJK Catat Aset IKNB Tembus Rp 3.081,30 Triliun di 2022

OJK Catat Aset IKNB Tembus Rp 3.081,30 Triliun di 2022

EKONOMI | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE