Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Rekonstruksi Balita Tewas Dibanting, Pelaku Sempat Gendong Korban

Kamis, 8 Desember 2022 | 20:48 WIB
Oleh : Roy Adriansyah / FFS
Ilustrasi jenazah

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi menggelar rekonstruksi kasus balita tewas dibanting pria berinisial YA (31) yang merupakan pacar ibu korban, Kamis (8/12/2022). Terdapat 33 reka adegan yang diperagakan tersangka di Apartemen Kalibata City yang menjadi tempat kejadian perkara penganiayaan terhadap balita tersebut.

Rekonstruksi digelar di kamar apartemen dan lobi. Rekonstruksi di dalam kamar berlangsung terutup.

Para awak media hanya diperbolehkan meliput rekonstruksi di lobi Tower Jasmine. Di lokasi ini, diperagakan adegan ketika balita berinisial GMM dibawa tersangka YA dalam kondisi tak sadarkan diri. YA sempat meminta tolong kepada petugas satpam sambil menggendong korban yang sudah tidak sadar. Ia meminta petugas medis menolong balita GGM.

"Saya minta tolong, medis... medis," kata YA dalam rekonstruksi.

Kemudian, pada adegan ke-30, YA meletakkan tubuh korban di atas meja sebuah warung di lantai dasar tersebut. Dalam rekonstruksi itu, terungkap ada saksi lain yang disebut paham terkait kesehatan medis.

Namun, saksi itu tak dihadirkan lantaran tidak berada di Jakarta. Saksi itu meminta YA membopong tubuh korban agar posisi kepala korban tidak berubah.

Pada adegan rekonstruksi ke-31 memperlihatkan YA membopong korban menuju taksi untuk dibawa menuju rumah sakit. YA mengangkat tubuh korban dari meja tersebut.

Kemudian, pada adegan ke-32, YA berjalan menuju taksi. Petugas satpam apartemen yang merupakan salah satu saksi di kasus tersebut juga tampak membukakan pintu taksi.

Pada adegan ke-33, YA masuk ke taksi tersebut. YA pun meninggalkan apartemen dan menuju rumah sakit sambil membopong tubuh korban.

Sebelumnya diberitakan, seorang balita tewas dianiaya YA (31) di Apartemen Kalibata City, Jaksel. YA adalah pacar dari SS, ibu dari balita berusia 2 tahun 9 bulan berinisial GMM.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam mengatakan peristiwa ini bermula dari pihak Polsek Pancoran yang menerima informasi adanya balita yang meninggal dunia di Rumah Sakit Tria Dipa.

Polisi lantas mengantongi ciri-ciri pelaku yang membawa korban ke rumah sakit dari hasil interogasi pihak rumah sakit dan rekaman CCTV.

Berdasarkan olah TKP, interogasi, dan atas persetujuan ibu korban, pemeriksaan visum luar dan visum dalam atau autopsi dilakukan terhadap jenazah korban. Kemudian pada saat bersamaan, Kasatreskrim dan Kapolsek Pancoran memimpin langsung pengejaran atau pencarian seorang laki-laki yang membawa korban ke RS.

Akhirnya didapatkan YA di rumahnya di Cilangkap, Depok, pukul 00.00 WIB, pada Minggu (4/12/2022)," kata Ade Ary dalam konferensi pers, di Polres Jaksel, Selasa (6/12/2022).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI