Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

Pertukaran Tahanan, Bintang Bola Basket Wanita AS Dibebaskan Rusia

Kamis, 8 Desember 2022 | 21:56 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES
Brittney Griner dikawal petugas saat akan menjalani pengadilan di Rusia.

Washington, Beritasatu.com - Bintang bola basket wanita AS Brittney Griner dibebaskan dari penjara Rusia, dalam sebuah pertukaran tahanan. Anggota tim basket Olimpiade AS ini sedang dalam perjalanan kembali ke Amerika Serikat, kata Presiden Joe Biden pada Kamis (8/12/2022).

Kementerian luar negeri Rusia mengatakan telah menukar Brittney Griner untuk warga negara Rusia Viktor Bout, mantan pedagang senjata. Pertukaran itu terjadi di bandara Abu Dhabi di Uni Emirat Arab, kata kantor berita Rusia.

"Dia ( Brittney Griner) aman, dia di pesawat, dia sedang dalam perjalanan pulang setelah berbulan-bulan ditahan secara tidak adil di Rusia, ditahan dalam keadaan yang tidak dapat ditoleransi," kata Biden kepada wartawan di Gedung Putih.

"Ini adalah hari yang telah lama kami upayakan. Kami tidak pernah berhenti mendorong pembebasannya."

Griner (32), bintang klub WNBA Phoenix Mercury ditangkap pada 17 Februari di bandara Moskwa. Pembicaraan untuk membebaskannya diperumit oleh invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari dan hubungan yang semakin memburuk antara Washington dan Moskwa.

Biden dan Wakil Presiden Kamala Harris berbicara melalui telepon dengan Griner dari Oval Office, bersama dengan pasangan hidup Griner, Cherelle. Gedung Putih merilis foto panggilan telepon tersebut.

"Beberapa bulan terakhir ini menjadi neraka bagi Brittney," kata Biden.

Peraih medali emas Olimpiade dua kali, Brittney Griner ditangkap di bandara Moskow ketika selongsong vape berisi minyak ganja, yang dilarang di Rusia, ditemukan di kopernya.

Dia dijatuhi hukuman pada 4 Agustus hingga sembilan tahun di koloni hukuman atas tuduhan memiliki dan menyelundupkan narkoba. Dia mengaku bersalah, tetapi mengatakan dia telah membuat "kesalahan yang jujur" dan tidak bermaksud melanggar hukum.

Bulan lalu dia dibawa ke penjara koloni di wilayah Rusia Mordovia untuk menjalani hukuman penjara.

Joe Biden mengatakan Amerika Serikat akan terus bekerja untuk membebaskan Paul Whelan, mantan Marinir, yang menurut presiden diperlakukan berbeda oleh Rusia.

"Sayangnya, untuk alasan yang sama sekali tidak sah, Rusia memperlakukan kasus Paul secara berbeda dari kasus Brittney. Dan meskipun kami belum berhasil mengamankan pembebasan Paul, kami tidak menyerah. Kami tidak akan pernah menyerah," kata Biden.

Joe Biden berterima kasih kepada Uni Emirat Arab karena membantu memfasilitasi kembalinya Brittney Griner.

Sementara itu, Bout (55), adalah salah satu orang yang paling dicari di dunia sebelum penangkapannya, dan dijuluki sebagai "pedagang kematian" dan "penghancur sanksi" karena kemampuannya menghindari embargo senjata.

Selama hampir dua dekade, Bout menjadi pedagang senjata paling terkenal di dunia, menjual persenjataan ke negara-negara nakal, kelompok pemberontak, dan panglima perang pembunuh di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan. Bagi para pakar dinas keamanan Rusia, minat abadi Moskwa pada Bout mengisyaratkan kuatnya hubungan intelijen Rusia.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNA/Reuters


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI