Logo BeritaSatu

Eks Napiter Tegaskan Ekonomi Bukan Motif Bom Bunuh Diri

Kamis, 8 Desember 2022 | 22:51 WIB
Oleh : Didik Fibrianto / FFS

Malang, Beritasatu.com - Pujianto alias Raider Bakiyah, eks narapidana terorisme mengatakan ekonomi bukan menjadi motif teroris melakukan bom bunuh diri seperti peristiwa bom di Polsek Astana Anyar atau bom Bandung pada Rabu (7/12/2022) kemarin. Hal ini karena mayoritas pelaku bom bunuh mempunyai uang, dan bahkan disebut kaya.

Pujianto mengungkapkan aksi teror bom bunuh diri didasari pada keyakinan teroris mengenai arti jihad, sehingga bukan didasari faktor ekonomi.

Advertisement

"Bukan faktor ekonomi yang melatarbelakangi mereka. Kalau untuk dunia mereka tidak kurang, mereka kaya, punya uang. Tetapi mereka menuruti ini karena keyakinan," kata Pujianto kepada wartawan di Malang, Kamis (8/12/2022).

Ia juga mengatakan pemahaman tersebut sulit dihentikan, sehingga perlu penjelasan yang ekstra. Salah satunya dengan pendampingan intensif.

"Salah satu jalan untuk menanggulangi aksi terorisme itu dengan memberikan pemahaman, bahwa aksi teror itu salah kepada generasi-generasi berikutnya," kata dia.

Ia menduga, pelaku bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar Bandung tidak sendiri. Pelaku, katanya mempunyai jaringan.

"Tidak mungkin single (sendirian). Pasti punya jaringan. Kecuali eks napiter seperti saya ini, tidak punya jaringan," katanya.

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) juga terus melakukan evaluasi terkait program deradikalisasi.

Sekretaris Utama BNPT, Mayjen TNI Dedi Sambowo menegaskan pihaknya terus melaksanakan kegiatan dan evaluasi secara massif.

"Dilaksanakan terus menerus, secara massif dilakukan dan dilaksanakan secara terus menerus. Karena kegiatan yang dilakukan oleh kita ini adalah amanat UU," katanya.

Dikatakan, pengawasan terhadap eks napiter juga terus dilakukan hingga kini. Dipaparkan, Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, terdiri dari banyak suku bangsa. Namun, ideologi tetap satu, Pancasila dan tidak boleh ada kelompok yang menginginkan ideologi lain selain Pancasila.

"Tentunya kita bersama dengan yang lain. Dari TNI Polri terlibat, pemerintah daerah, barangkali juga teman dari organisasi yang tidak memiliki yang mengutuk paham berbeda dengan ideologi kekerasan, sama-sama kita bagaimana meniadakan paham tersebut," jelas dia.

Terkait dengan pelaku bom bunuh diri Bandung, Dedi mengatakan, pelaku merupakan mantan narapidana terorisme. Ditekankan, semua mantan napiteri sudah tercatat dan datanya masuk dalam catatan yang ada di semua instansi yang terlibat dalam penanganan deradikalisasi.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

DPR Dorong Pelaksanaan Ibadah Haji 2023 Dipersingkat Jadi 35 Hari

DPR mendorong pemerintah agar mempersingkat durasi pelaksanaan ibadah haji 2023 menjadi 35 hari.

NASIONAL | 9 Februari 2023

FKPT Jateng Ajak Masyarakat Hindari Politik Identitas

Ketua FKPT Jateng Syamsul Ma’arif mengajak masyarakat menghindari penggunaan politik identitas.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Tingkatkan Kontribusi dan Beri Pelayanan Terbaik, PLN Siapkan 6 Strategi

PLN menyiapkan 6 strategi untuk membawa perusahaan melaju kencang pada 2023 ini. PLN memaparkan 6 strategi itu dalam RDP bersama Komisi VII DPR.

EKONOMI | 9 Februari 2023

Subsidi Biaya Haji Minim, DPR Usul BPKH Dibubarkan

"Kalau hanya mengandalkan 70:30 saja subsidi bagi jemaah haji kita, tidak perlu ada BPKH. Dibubarkan saja!" kata Marwan.

NASIONAL | 8 Februari 2023

Polisi Temukan Puluhan Video Dewasa Milik Pelaku Pencabulan Belasan Anak di Jambi

Polisi menemukan foto dan video dewasa dari telepon genggam milik perempuan muda pelaku pencabulan belasan anak di Jambi.

NUSANTARA | 8 Februari 2023

Menkes Sebut Biaya Vaksin Berbayar Rp 100.000 Masuk Akal

Menkes Budi Gunadi mengatakan, harga vaksin berbayar bagi masyarakat kurang mampu akan ditanggung negara melalui mekanisme Penerima Bantuan Iuran (PBI).

NASIONAL | 8 Februari 2023

Sosialisasi KUHP, Ahli Hukum Berikan Edukasi di Manokwari

Masyarakat Hukum Pidana dan Kriminologi Indonesia (Mahupiki), kembali melakukan sosialisasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

NASIONAL | 8 Februari 2023

Cari Pilot Susi Air, Aparat Gabungan Telusuri Hutan di Nduga Papua

Aparat gabungan TNI/Polri melakukan penelusuran hutan di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan guna melacak keberadaan pilot Susi Air.

NASIONAL | 8 Februari 2023

Indonesia Emas 2045, BUMN Diharapkan Jadi Pemeran Utama

BUMN diharapkan bisa menjadi pemeran utama dalam rangka mewujudkan Indonesia Emas 2045.

NASIONAL | 9 Februari 2023

Usut Kasus Lahan yang Libatkan Bripka Madih, Polda Metro Gandeng BPN

Polda Metro Jaya menggandeng Badan Pertanahan Nasional atau BPN untuk mengusut kasus lahan yang melibatkan Provost Polsek Jatinegara Bripka Madih.

MEGAPOLITAN | 8 Februari 2023


TAG POPULER

# Lee Da In


# 1 Abad NU


# Christine Hakim


# Susi Air


# Praxion


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tanpa Mbappe, PSG Disingkirkan Marseille di Piala Prancis

Tanpa Mbappe, PSG Disingkirkan Marseille di Piala Prancis

BOLA | 7 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE