Copyright © 2023 BeritaSatu
Allright Reserved

BNPT: Masyarakat Harus Cerdas Deteksi Dini Ancaman Terorisme

Jumat, 9 Desember 2022 | 23:10 WIB
Oleh : Maria Gabrielle / CAH
Irfan Idris.

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Irfan Idris mengungkapkan ada tiga bagian dalam mengantisipasi terorisme. Ketiga bagian itu adalah kesiapsiagaan nasional, kontra radikalisme dan deradikalisasi.

"Untuk melakukan deteksi dini, waspada dini, memang masyarakat harus cerdas, harus tercerahkan di dalam menyikapi bentuk-bentuk anarkisme dan ekstrimisme seperti ini," ujar Direktur Deradikalisasi BNPT Irfan Idris kepada B Universe, Jumat (9/12/2022).

Irfan Idris menuturkan bahwa masyarakat harus diberikan pemahaman. Bahwasannya ada oknum yang melakukan tindak kejahatan namun dibalut dengan bahasa keagamaan ataupun yang bertentangan dengan Pancasila.

"Ada loh orang yang melakukan aksi kejahatan tetapi dikemas dengan bahasa-bahasa yang bertentangan dengan ideologi Pancasila, bahasa-bahasa yang seolah-olah itu bahasa agama atau bahasa keagamaan, atau tafsiran keagamaan," ungkapnya.

Menurutnya, apabila masyarakat mendukung dan tidak menglorifikasi itu sudah termasuk bagian untuk menciptakan kesiapsiagaan nasional. Sikap siap siaga ini harus dilakukan oleh seluruh komponen masyarakat.

"Kalau ada kelompok begini ya, orang yang eksklusif, hanya dirinya yang benar, mau ceramah tapi mencaci orang. Nah ini yang perlu kita rembuk bersama dengan pemerintah wilayah RT, RW," jelas Irfan Idris.

Akhir kata, Direktur Deradikalisasi BNPT menegaskan bukan tugas masyarakat untuk menangkap teroris. Sebab menangkap teroris adalah kewajiban aparat keamanan.

"Bukan masyarakat yang menangkap, ada aparat yang hard approach, masyarakat itu soft approach," tutupnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI