Logo BeritaSatu

Biaya Haji Naik, Komnas Haji Soroti Hasil Investasi BPKH

Rabu, 25 Januari 2023 | 20:38 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Agama (Kemenag) mengusulkan kenaikan rerata Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) 1444 H/2023 M sebesar Rp 69.193.733,60. Jumlah ini adalah 70% dari usulan rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang mencapai Rp 98.893.909,11.

Ketua Komisi Nasional Haji dan Umrah (Komnas Haji) Mustolih Siradj memberikan tanggapan soal alasan kenaikan biaya haji 2023.

Advertisement

Menurutnya, adanya kenaikan Bipih 2023 karena skema hasil investasi yang dilakukan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sangat kecil, yakni hanya Rp 60.000-Rp360.000 per tahun.

Mustolih menuturkan, secara perhitungan dengan dana setoran awal Rp 25 juta dengan bunga deposito senilai 5% untuk masa tunggu 15 tahun, seharusnya uang dilunasi jemaah haji tidak terlalu besar, namun pengelolaan dana haji dilakukan BPKH ini membuat hal tersebut tidak terwujud.

“Hitungan memang betul kalau hasil 5% (untuk 15 tahun masa tunggu) ketika berangkat tidak terlalu banyak pelunasannya. Rp 25 juta itu uang kursi untuk mendapat aturan. Tetapi apa yang terjadi, ini saya lihat data riil mereka yang mendaftar tahun 2017 saja, hanya diberikan bagi hasil sangat kecil,” kata Mustolih saat dihubungi Beritasatu.com, Rabu (25/1/2023).

Kendati demikian, ia mengakui memang ada hasil investasi yang dilakukan oleh BPKH, baik dari penempatan seperti deposito maupun investasi langsung, namun yang dibagi kepada jemaah haji tunggu jumlahnya seperti bumi dan matahari.

"Maksudnya jauh sekali, jumlahnya itu ada yang sesekali dapat Rp 60.000 per tahun, Rp 250.000 per tahun dan tertinggi adalah Rp 360.00 per tahun, sehingga praktis dari 2017-2022 Cuma mendapatkan imbal hasil Rp 1,3 juta,” ucapnya.

Kenyataan ini, lanjut Mustolih membuat hak dari jemaah haji tunggu terabaikan selama ini. Sementara fokus BPKH justru subsidi jemaah haji pada tahun berjalan. Padahal secara Undang-undang Nomor 34 Tahun 2014 tentang pengelolaan keuangan haji menegaskan kehadiran lembaga BPKH agar bisa menginvestasikan atau mengelola keuangan haji.

“Bayangkan misalnya, tahun kemarin (2022) saja bisa puluhan juta untuk mensubsidi jemaah haji yang berangkat, tetapi jemaah haji tunggu hanya mendapat Rp 60.000 hingga Rp 360.000 per tahun. Ini saya sebut ketidakadilan,” paparnya.

Baca selanjutnya
Ia menuturkan pihaknya sudah sangat lama mendorong keadilan bagi jemaah haji ...


hal 1 dari 2 halaman

Halaman: 12selengkapnya

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Berikan Kebebasan Kaesang Bila Ingin Maju ke Dunia Politik

Keinginan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep untuk terjun ke dunia politik mendapat restu dari ayahnya.

NEWS | 31 Januari 2023

Kisah Bocah Perempuan 11 Tahun Lolos dari Penculikan di Semarang

Seorang bocah perempuan berusia 11 tahun lolos dari upaya penculikan dua orang tak dikenal seusai berbelanja di sebuah warung kelontong di Semarang,

NEWS | 31 Januari 2023

Data Pangan Sering Berbeda, Jokowi: Di Era Digital Harusnya Tidak Terjadi

Presiden RI Joko Widodo menyoroti masalah data produksi dan stok pangan yang kerap berbeda antara kementerian atau lembaga terkait.

NEWS | 31 Januari 2023

Presidensi G20 Indonesia Sukses, Jokowi: Modalnya Membangun Trust

Indonesia pada 2022 telah sukses memegang Presidensi Group of 20 (G20), forum kerja sama 20 ekonomi utama dunia.

NEWS | 31 Januari 2023

Turunnya Nilai Manfaat Dana Haji, Penyebab Biaya Haji Naik

Pakar kebijakan publik UPN Veteran, Achmad Nur Hidayat mengatakan, rencana kenaikan biaya haji dipicu turunnya nilai manfaat dana haji yang semakin kecil.

NEWS | 31 Januari 2023

Jadi Ketua ASEAN 2023, Jokowi: Ini Fokus Indonesia

Indonesia kembali menjadi ketua ASEAN tahun 2023 di tengah rivalitas antarnegara yang semakin tajam. Presiden Jokowi menegaskan, dalam kepemimpinan di ASEAN

NEWS | 31 Januari 2023

Keluarga Ungkap Sosok Selvi, Mahasiswi Korban Tabrak Lari di Cianjur

Eva Patimah, bibi mahasiswi Cianjur Selvi Amelia Nuraini, mengungkap sosok ponakannya yang menjadi korban tabrak lari di Cianjur

NEWS | 31 Januari 2023

Minyakita Langka di Rangkasbitung, Harga Naik Rp 1.000

Minyak goreng Minyakita sudah tidak lagi ditemukan di sejumlah pasar tradisional yang ada di wilayah Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten.

NEWS | 31 Januari 2023

Bareskrim Polri Berhasil Tangkap DPO Kasus Narkoba dari Malaysia

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri berhasil menangkap satu daftar pencarian orang (DPO) atas nama Akbar Antoni (AA) dari Malaysia

NEWS | 31 Januari 2023

Ganjar Ingin NU Terus Berkontribusi dalam Perkuat Kehidupan Berbangsa

Ganjar Pranowo ingin Nahdlatul Ulama atau NU terus berkontribusi dalam memperkuat kehidupan berbangsa.

NEWS | 31 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Kisah Bocah Perempuan 11 Tahun Lolos dari Penculikan di Semarang

Kisah Bocah Perempuan 11 Tahun Lolos dari Penculikan di Semarang

NEWS | 16 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE