Logo BeritaSatu

Keluarga Korban Gagal Ginjal Akut Desak Menkes dan BPOM Minta Maaf

Rabu, 25 Januari 2023 | 22:41 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kuasa Hukum keluarga korban gagal ginjal akut pada anak (GGAPA) Tegar Putuhena mendesak Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin dan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito meminta maaf secara tulus kepada korban dan keluarga korban kasus GGAPA.

Hingga saat ini, kata Tegar, permintaan maaf tersebut tidak pernah dilakukan oleh Menkes dan Kepala BPOM, padahal permintaan maaf tersebut tidak membutuhkan anggaran.

Advertisement

“Satu hal yang tidak membutuhkan dana saja itu sampai hari ini tidak kami dengar dilakukan oleh pemerintah. Apa itu? permintaan maaf yang tulus, minta maaf itu kan enggak butuh ongkos. Cukup Menteri Kesehatan datang, bertemu korban, kepala BPOM datang ketemu korban minta maaf. Hal yang sederhana itu, sampai hari ini tidak pernah dilakukan,” ujar Tegar saat beraudiensi dengan Anggota Komisi IX DPR di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/1/2023).

Tegar menyayangkan hal tersebut karena sudah ratusan anak yang meninggal dunia dan sebagian juga masih berjuang melawan penyakit tersebut.

Lebih menyedihkan lagi, kata Tegar, Kepala BPOM justru dengan enteng mengatakan jika kasus gagal ginjal akut anak merupakan blessing indisgue atau anugerah yang terselubung.

"Kepala BPOM itu dia tidak paham kesedihan para korban. Bagaimana rasanya kehilangan anak yang cita-citanya masih panjang, kalaupun masih bisa survive hidup, dengan kondisi yang yang tidak bisa 100 persen seperti sebelumnya,” ungkap dia.

Saat ini, kata Tegar, kondisi anak-anak korban yang masih bertahan, sangat memprihatinkan. Karena itu, kata dia, membutuhkan perhatian khusus dari lembaga pemerintah maupun pihak otoritas setempat, bukan malah membuat pernyataan yang menyakitkan korban dan keluarga korban.

“Bagaimana kemudian anak kecil itu untuk makan itu harus dilubangi tenggorokannya dan seterusnya dan seterusnya. Pemerintah dengan entengnya bilang perkara sudah selesai, ini sangat menyakitkan bagi kami,” jelas Tegar.

Tegas menilai pemerintah telah lalai dan abai dalam memenuhi hak-hak kesehatan dari para korban dan keluarganya. Karena itu, kata dia, keluarga korban sudah mengambil berbagai langkah agar korban dan keluarga korban GGAPA mendapatkan keadilan, yakni melakukan gugatan class action, melaporkan kasus ini kepada Komnas HAM dan Ombudsman sebelum mengadu ke DPR.

“Kita berharap korban dan keluarga mendapatkan keadilan dan keluhan didengarkan oleh pemerintah,” pungkas Tegar.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PDUI Minta Masyarakat Bijak Pilih Kemasan Pangan

PDUI meminta masyarakat agar lebih bijak memilih kemasan pangan yang aman untuk menghindari bahaya keracunan EG dan DEG.

NEWS | 29 Januari 2023

Tandan Pisang Setinggi 2 Meter Hebohkan Warga Kudus

Warga di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah dibuat heboh dengan adanya tandan pisang yang menjulur dari atas sampai ke bawah setinggi 2 meter.

NEWS | 29 Januari 2023

Jembatan Putus, 4 Anggota TNI dan Polri Hilang di Sungai Digoel Papua

Tiga anggota Polri dan satu anggota TNI dikabarkan hilang di Sungai Digoel, Distrik Iwur Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan. 

NEWS | 29 Januari 2023

Jalur Semarang-Grobogan Ambles Sepanjang 25 Meter

Jalur utama yang menghubungkan antara Kabupaten Grobogan dengan Kota Semarang, Jawa Tengah, tepatnya di Desa Gubug, Grobogan, ambles.

NEWS | 29 Januari 2023

7 Pelaku Perusakan Bus Persis Solo Ditangkap Polisi

Polres Tangerang Selatan menangkap tujuh suporter yang diduga pelaku perusakan bus Persis Solo usai pertandingan melawan Persita Tangerang, Sabtu (28/1/2023).

NEWS | 29 Januari 2023

Masuki Peralihan Musim, BMKG Imbau Masyarakat Waspada

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kondisi cuaca pada saat peralihan musim.

NEWS | 29 Januari 2023

Pura-pura Hendak Salat Duha, Pasangan Suami Istri Curi Kotak Amal Terekam CCTV

Pasangan suami istri yang berpura pura hendak menjalankan salat Duha terekam kamera pengawas CCTV mencuri uang dalam kotak amal masjid.

NEWS | 29 Januari 2023

Serahkan Diri, Sopir Audi Tersangka Penabrak Mahasiswi Cianjur Diperiksa Polisi

Sopir Audi A6 berinisial SG, tersangka kasus kecelakaan yang menewaskan mahasiswi Cianjur, Selvi Amalia Nuraini sedang diperiksa Polres Cianjur. 

NEWS | 29 Januari 2023

Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Tiga Hari ke Depan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah DKI Jakarta berpotensi diguyur hujan lebat selama tiga hari ke depan.

NEWS | 29 Januari 2023

Banjir di Jalan Bangun Nusa Raya Cengkareng karena Drainase Buruk

Banjir yang kerap melanda Jalan Bangun Nusa Raya, Cengkareng, Jakarta Barat disebabkan sistem drainase yang buruk.  

NEWS | 29 Januari 2023


TAG POPULER

# Serial Killer


# Mahasiswa UI Ditabrak


# Tukang Becak Bobol BCA


# Biaya Haji 2023


# Pembunuhan di Depok


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

Keketuaan ASEAN 2023 Jaga Stabilitas Episentrum Ekonomi

EKONOMI | 24 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE