Tolak Kontrol di RSPAD, Lukas Enembe Ngotot Mau ke Singapura

Jumat, 27 Januari 2023 | 16:33 WIB
Ichsan Ali / FFS
Gubernur nonaktif Papua, Lukas Enembe usai menjalani pemeriksaan terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait proyek di lingkungan Pemprov Papua, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat, 27 Januari 2023. 

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur nonaktif Papua Lukas Enembe menolak melakukan kontrol kesehatan rutin di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Senen, Jakarta Pusat. Tersangka KPK atas kasus dugaan suap dan gratifikasi proyek di lingkungan Pemprov Papua itu bersikukuh ingin tetap dibawa ke Singapura.

Hal ini disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (27/1/2023). Dikatakan, Lukas dijadwalkan melakukan kontrol kesehatan di RSPAD pada Kamis (26/1/2023) kemarin. Namun, Lukas menolak menjalani kontrol kesehatan di RSPAD.

"Perlu juga kami sampaikan mengenai kesehatan dari tersangka LE (Lukas Enembe) ini sebenarnya kemarin jadwal kontrol rutin kesehatannya di RSPAD, dan kami fasilitasi itu tetapi kemudian yang bersangkutan menolak untuk kontrol kesehatannnya di RSPAD," kata Ali.

Ali menegaskan, Lukas tetap berkeinginan untuk berobat ke Singapura. Permintaan itu tidak disetujui KPK karena tim dokter lembaga antikorupsi maupun RSPAD cukup memadai untuk menangani kesehatan Lukas.

"Ya tentu tidak kami penuhi ya karena sekali lagi kalau masalah berobat di dalam negeri pun saya kira masih bisa untuk melakukan pengobatan-pengobatan tersebut," tegas Ali.

Ali menyatakan, keputusan KPK berdasarkan rekomendasi dan pendapat tim dokter. Untuk itu, permintaan Lukas untuk berobat ke Singapura baru akan disetujui jika memang hal itu menjadi pendapat tim dokter.

"Kecuali nanti ada keadaan lain yang memang dari pendapat dokter KPK ataupun dokter independen dari PB IDI dan sebagainya berpendapat harus berobat tidak di dalam negeri. Ya kami akan pertimbangkan, tetapi sejauh ini kan hari ini pun bisa dibawa pemeriksaan ke Gedung Merah Putih KPK," kata Ali.

Ali memastikan KPK terus memantau kesehatan Lukas Enembe. Seiring dengan itu, KPK juga terus mengusut kasus dugaan suap dan gratifikasi di Pemprov Papua dengan memeriksa gubernur Papua dua periode tersebut.

"Dari dokter KPK tentu terus melakukan pemantauan tentunya terhadap kesehatan dari tersangka LE dan hari ini juga bisa dilakukan pemeriksaan dibawa ke Gedung Merah Putih KPK dari rutan," kata Ali.

Diketahui, Lukas hari ini telah menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK. Usai diperiksa selama sekitar 4 jam, Lukas hanya melontarkan senyum di depan awak media.

"Hari ini tersangka penerima suap dan gratifikasi pembangunan infrastruktur Papua atas nama LE dilakukan pemeriksaan sebagai saksi, tadi sudah selesai. Dikonfirmasi terkait antara lain sepengetahuan dari saksi ini mengenai pertemuan dengan tersangka RL dalam hal pembicaraan mengenai proyek-proyek infrastruktur di Papua. (Pemeriksaan) tadi dari jam 10 (pagi) sampai barusan (jam 2 siang)," kata Ali.



Sumber: BeritaSatu.com

Bagikan

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI