Minggu, 2 April 2023

Kuasa Hukum Putri Candrawathi Ungkap Ada 11 Asumsi Jaksa Penuntut

Ricki Harahap / FFS
Kamis, 2 Februari 2023 | 17:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Febri Diansyah, kuasa hukum Putri Candrawathi membeberkan ada 11 asumsi yang digunakan oleh jaksa penuntut umum dalam menyusun surat tuntutan hingga replik dalam perkara pembunuhan berencana Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Jadi ada 11 asumsi yang tadi sudah kami uraikan, asumsi penuntut umum dalam membuktikan dakwaan dan tuntutannya," kata Febri sesuai persidangan di PN Jaksel, Kamis, (2/2/2023).

Febri menyebut, ada 11 asumsi dan 20 poin krusial yang sudah disampaikan pihaknya di persidangan. Hal itu merupakan rangkuman sekaligus penegasan dari nota pembelaan yang disampaikan sebelumnya, yang menunjukkan Putri Candrawathi seharusnya dibebaskan dari dakwaan.

"Kemudian 20 poin krusial, poin utama yang menunjukkan bahwa seharusnya Putri Candrawathi dibebaskan dari seluruh dakwaan apakah pasal 340 ataupun pasal 338," kata Febri.

Febri juga menyebut, tuduhan JPU keliru dalam menilai peristiwa di Magelang hingga pascapenembakan Brigadir J di rumah Duren Tiga.

"Karena mulai dari semua tuduhan dari peristiwa di Magelang sampai dengan kejadian pasca penembakan tersebut, JPU keliru," katanya.

Febri menegaskan, nota pembelaan dan duplik yang disampaikan pihaknya bukan narasi kosong belaka seperti yang di sebutJPU dalam sidang sebelumnya. Febri menekankan, pernyataan yang disampaikan disertai alat bukti di persidangan.

"Kami tidak melakukan klaim-klaim kosong karena yang kami ungkapkan itu kami hubungkan dengan bukti-bukti yang muncul di proses persidangan," ujarnya.

"Jadi tidak sekadar mengatakan ini terbukti, ini tidak terbukti tetapi kami ajukan juga bukti-bukti secara rinci," katanya menambahkan.

Untuk diketahui, sidang tuntutan jaksa terhadap kelima terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J telah digelar sejak Senin (16/01/2023). Terdakwa Ricky Rizal, Kuat Ma'ruf, dan Putri Candrawathi dituntut jaksa 8 tahun penjara dan Ferdy Sambo dituntut penjara seumur hidup. Sementara Bharada E dituntut 12 tahun penjara.

Bharada E dan Putri Candrawathi didakwa bersama tiga orang lain, yakni Ferdy Sambo, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf dengan Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.



Sumber: BeritaSatu.com

Saksikan live streaming program-program BTV di sini


Bagikan

BERITA TERKAIT

BERITA TERKINI

1035944
1035943
1035919
1035942
1035941
1035940
1035939
1035938
1035937
1035916
Loading..
Terpopuler Text

Foto Update Icon