Logo BeritaSatu

Mendagri: Masuk DCT, Walikota Tangerang Harus Mundur

Rabu, 28 Agustus 2013 | 19:09 WIB
Oleh : M-16 / YS

Sumedang – Tuntutan agar Wahidin Halim (WH) segera mundur dari jabatannya sebagai Walikota Tangerang terus bergema. Menyusul, nama adik kandung mantan Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda tersebut masuk sebagai Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI Daerah Pemilihan (Dapil) Banten III; Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Tangerang Selatan, di Daftar Caleg Tetap (DCT) Pemilu 2014 yang telah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Polemik keharusan mundur Wahidin Halim ini bermula saat dirinya mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI sehingga sesuai aturan yang berlaku, Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2012, yang bersangkutan harus mundur sebagai kepala daerah. Proses pengunduran dirinya sebagai walikota telah diproses hingga disahkan di sidang paripurna DPRD Kota Tangerang. Namun, sesaat sebelum DCT diumumkan, Wahidin menyatakan dirinya mundur sebagai Caleg.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengaku kecolongan dengan adanya sejumlah kepala daerah aktif yang masuk dalam DCT. Ia menyayangkan KPU yang meloloskan mereka ikut maju di Pemilu 2014, sedangkan yang bersangkutan masih aktif sebagai kepala daerah.

”Saya kira kepala daerah yang masuk DCT itu sudah mundur dari jabatannya, ternyata belum,” ujar Gamawan Fauzi di Sumedang, Jawa Barat, Rabu (28/8) kemarin.

Salah satu kepala daerah aktif yang masuk dalam DCT adalah Wali Kota Tangerang Wahidin Halim dari Dapil Banten III. Menanggapi hal tersebut, Gamawan meminta kepala daerah aktif yang masuk DCT untuk mengundurkan diri. Hal ini sesuai perintah UU 8 Tahun 2012 tentang Pemilu. ”Semua kepala daerah aktif yang mencalonkan diri di legislatif harus mundur sesuai ketentuan undang-undang,” tegasnya.

Berikutnya, lanjut Gamawan, DPRD harus segera memberhentikan kepala daerah yang terbukti masuk DCT. Kalau kepala daerah sudah nyata masuk (DCT), akan segera diproses. Artinya, ada usulan dari DPRD. Sesuai mekanisme yang diatur undang-undang, DPRD dapat memberhentikan kepala daerah yang masuk DCT lewat rapat paripurna.

”Dan pemberhentiannya itu juga dilanjutkan dengan pengangkatan wakil kepala daerah yang bersangkutan menjadi kepala daerah. Kalau kepala daerah ada wakil, ya wakil yang ganti. Begitupun persoalan yang terjadi di Kota Tangerang. walikota mundur, langsung diganti wakil walikotanya. Kalau tidak ada wakilnya, baru minta pejabat,” ulas Gamawan.

Seharusnya, menurut Gamawan, KPU telah mengantisipasi persoalan kepala daerah yang mencalonkan diri menjadi dewan itu saat proses pendaftaran caleg. KPU seharusnya sudah memverifikasi persyaratan pengunduran diri kepala daerah sebelum menetapkan nama yang bersangkutan masuk DCT.

”Kita tidak akan mengeluarkan surat edaran khusus menyikapi persoalan ini. Semestinya, kepala daerah mengetahui regulasi itu,” tegas Gamawan.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: suara pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Seleksi PPPK Guru 2022 Dibuka September, Ini Syarat Ketentuannya

Penerimaan PPPK guru ini sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat terutama oleh para guru honorer.

NEWS | 28 September 2022

Wartawan Terima Upeti dari Tambang Emas, Ini Kata Ketua PWI Papua Barat

PWI Papua Barat akan mengambil sikap tegas bahkan akan mencabut keanggotaan wartawan yang menerima upeti dari tambang emas ilegal.

NEWS | 28 September 2022

4 Tahun Terakhir, Dinas Pertamanan DKI Bangun 100 Taman

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta menyebutkan selama empat tahun terakhir telah membangun sebanyak 100 taman.

NEWS | 28 September 2022

Pelaku Pungli terhadap Soleh Solihun Sudah Dipecat

Samsat Jakarta Selatan menghentikan pelaku pungli yang dialami oleh komika Soleh Solihun saat melakukan cek fisik kendaraan.

NEWS | 28 September 2022

Komedian Soleh Solihun Ungkap Ada Pungli di Samsat Jaksel

Komedian Soleh Solihun mengungkap pungli (pungutan liar) di Samsat Polres Metro Jakarta Selatan ketika sedang mengurus perpanjangan STNK.

NEWS | 28 September 2022

Presiden Jokowi Serahkan Bansos di Kantor Pos Jailolo

Saat mengunjungi Kantor Pos Jailolo, Presiden Jokowi menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi para penerima manfaat.

NEWS | 28 September 2022

TECH Dukung Menteri Nadiem Wujudkan Digitalisasi Pendidikan

IndoSterling Technomedia (TECH) melalui aplikasi Edufecta siap mendukung Menteri Nadiem mewujudkan digitalisasi pendidikan tingkat dasar dan menengah.

NEWS | 28 September 2022

Tiba di Halmahera Barat, Jokowi Sapa Warga

Dari Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Rabu (28/9/2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Halmahera Barat.

NEWS | 28 September 2022

Krisis Energi, Jerman Batal Tutup Pembangkit Listrik Nuklir

Krisis energi akan memaksa Jerman untuk membatalkan rencana penutupan pembangkit listrik nuklir.

NEWS | 28 September 2022

Bareskrim Usut Dugaan Penipuan Mark AI, Kerugian Rp 25 Miliar.

Bareskrim mengusut kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) robot trading Mark AI

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pantang Dilewatkan, Ini 4 Alasan Wajib Nonton <em>One Fight Night</em> 2

Pantang Dilewatkan, Ini 4 Alasan Wajib Nonton One Fight Night 2

SPORT | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings