Logo BeritaSatu

Diduga Cabuli 13 Teman, Murid Kelas 6 Mengaku Pernah Nonton Video Porno di HP Ayah

Minggu, 1 Juni 2014 | 02:51 WIB
Oleh : Fana Suparman / YS

Jakarta - Ak (11), bocah kelas VI SD yang diduga mencabuli 13 teman sepermainannya di Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta Timur, menjalani pemeriksaan di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Polres Jakarta Timur, Sabtu (31/5). Ak yang diperiksa sebagai saksi mengaku pernah menonton video porno di HP ayahnya.

"Ak mengaku pernah melihat video porno di HP ayahnya," ungkap Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur, AKBP Didik Sugiarto, kepada wartawan, Sabtu (31/5).

Diduga, video porno yang ditontonnya yang membuat Ak mencabuli 13 temannya yang juga masih berusia di bawah umur.

Hingga kini, Didik mengatakan, pihaknya masih mendalami keterangan untuk mengetahui tindakan pencabulan yang dilakukan Ak kepada teman-temannya. Selama menjalani pemeriksaan, Didik mengatakan, Ak bersikap koperatif.

"Sampai saat ini, kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi korban yang lainnya," kata Didik.

Lantaran masih berusia 11 tahun, pemeriksaan terhadap Ak dilakukan dengan didampingi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Pendampingan itu dilakukan terutama untuk menjaga kondisi psikologis Ak.

"Kami menggandeng KPAI untuk mendampingi Ak saat pemeriksaan pada kasus ini supaya yang bersangkutan merasa nyaman secara psikologis," paparnya.

Selain memeriksa Ak, Didik menyatakan, pihaknya berencana untuk memeriksa belasan bocah yang diduga menjadi korban pencabulan oleh Ak. Namun, dari 13 korban, hanya korban Re (9) yang memenuhi panggilan.

"Yang datang baru Re dan ibunya, Ne (40)," katanya.

Lebih jauh Didik mengatakan, selain meminta keterangan, pihaknya juga telah melakukan visum pada korban Re.

"Visum telah dilakukan, dan saat ini kami masih menunggu hasilnya," jelasnya.

Seperti diberitakan, seorang bocah kelas VI SD diduga telah mencabuli sebanyak 13 bocah teman sepermainannya. Dari jumlah tersebut hanya satu bocah yang berjenis kelamin perempuan sementara sisanya berjenis kelamin laki-laki. Sebagian besar korban mengaku alat kelamin mereka dipegang oleh pelaku yang diketahui berinisial Ak (11). Bahkan salah seorang korban mengaku mengalami kekerasan seksual.

Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Wartawan Terima Upeti dari Tambang Emas, Ini Kata Ketua PWI Papua Barat

PWI Papua Barat akan mengambil sikap tegas bahkan akan mencabut keanggotaan wartawan yang menerima upeti dari tambang emas ilegal.

NEWS | 28 September 2022

4 Tahun Terakhir, Dinas Pertamanan DKI Bangun 100 Taman

Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta menyebutkan selama empat tahun terakhir telah membangun sebanyak 100 taman.

NEWS | 28 September 2022

Pelaku Pungli terhadap Soleh Solihun Sudah Dipecat

Samsat Jakarta Selatan menghentikan pelaku pungli yang dialami oleh komika Soleh Solihun saat melakukan cek fisik kendaraan.

NEWS | 28 September 2022

Komedian Soleh Solihun Ungkap Ada Pungli di Samsat Jaksel

Komedian Soleh Solihun mengungkap pungli (pungutan liar) di Samsat Polres Metro Jakarta Selatan ketika sedang mengurus perpanjangan STNK.

NEWS | 28 September 2022

Presiden Jokowi Serahkan Bansos di Kantor Pos Jailolo

Saat mengunjungi Kantor Pos Jailolo, Presiden Jokowi menyerahkan sejumlah bantuan sosial bagi para penerima manfaat.

NEWS | 28 September 2022

TECH Dukung Menteri Nadiem Wujudkan Digitalisasi Pendidikan

IndoSterling Technomedia (TECH) melalui aplikasi Edufecta siap mendukung Menteri Nadiem mewujudkan digitalisasi pendidikan tingkat dasar dan menengah.

NEWS | 28 September 2022

Tiba di Halmahera Barat, Jokowi Sapa Warga

Dari Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, Rabu (28/9/2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Halmahera Barat.

NEWS | 28 September 2022

Krisis Energi, Jerman Batal Tutup Pembangkit Listrik Nuklir

Krisis energi akan memaksa Jerman untuk membatalkan rencana penutupan pembangkit listrik nuklir.

NEWS | 28 September 2022

Bareskrim Usut Dugaan Penipuan Mark AI, Kerugian Rp 25 Miliar.

Bareskrim mengusut kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) robot trading Mark AI

NEWS | 28 September 2022

Bela Putri Candrawathi, Febri Diansyah Tegaskan Objektif

Eks Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah bakal bersikap objektif dalam menjalankan tugas sebagai kuasa hukum Putri.

NEWS | 28 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini Syarat Indonesia Bisa Punya Kendaraan Listrik Harga Ekonomis

Ini Syarat Indonesia Bisa Punya Kendaraan Listrik Harga Ekonomis

OTOMOTIF | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings